Langsung ke konten utama

Hari ini Senin 29/11/10

Tadi pagi upacara ternyata saya berhasil dateng tepat waktu, padahal dari rumah jam 6 lewat 37 dan ga naik ojeg pula ke SMANSAnya, tetapi saya hanya mampu bersyukur akan karunia-Nya


Lufhti hari ini tanding di SMANLI dalam lomba La sastra kategori "Musikalisasi Puisi", sekali lagi saya bersyukur karena saya ga bawa video dalam flashdisk seperti yang dia minta untuk hari ini


Pembina upacara hari ini adalah seorang yang cukup berpengaruh, beliau meminta waktu 10 menit untuk memberi amanat, namun nyatanya kelebihan,
inti yang dapat saya ambil sarinya:
a. Buat sertifikasi, maka digalangkan tes hari Rabu & Kamis buat kelas X , XI, XII, disuruh siap2
b. Ingat kembali tujuan ke sekolah, bukan buat EKSKUL (pendukung) tapi buat SKUL (pokok)
c. Mulailah disiplin waktu (nyindir ke diri saya karena telat dateng pas field trip), disiplin pakaian (murid2 langsung liat celana baju deh), disiplin lingkungan (jangan potek2 daun), sama disiplin mendengar (betul2 nyindir sama murid2 yg ngomong pas amanat), juga disiplin bicara (?)


Hari ini Bu Tyas (BK), nerangin Fakultas: Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi
siap2 dari kelas X katanya mah, soalnya pas kelas XI udah jadi IPA sama IPS


Sekali lagi saya bersyukur karena Pak Nurmawan lupa nagih tugas yang di berikan berupa artikel tentang permintaan dan penawaran, kan saya lupa bikin :D




Kimia kali ini Pak Yadi ngajarin Reaktan dan Produk, ada Cara 1 (nebak2), dan Cara 2 (sistematis), Abud berhasil menarik perhatian beliau karena bisa menjawab soal agak sulit yang diberikan Pak Yadi


Dan Sekali lagi saya bersyukur karena Pak Ceceng ga masuk kelas, (soalnya saya belum bisa ngeprint tugas kesenian yang disuruh beliau 2 minggu yg lalu)


Pak Setia juga ga masuk kelas karena membimbing anak2 diafragma kala mengikuti lomba  La Sastra
Dampaknya: anak2 X -5 pun melakukan aktivitas rutin seperti biasa kala tiada guru, yaitu...


NONTON FILM!!


Namun anak2 lelaki sudah cukup jenuh dengan film, akhirnya sebagian pun main macam2 game di laptop salah seorang teman


saya dan Ikbal sedang mencoba mengerjakan soal biologi di depan X-5, mendadak Syifana datang dan mencoba menggoyahkan keseriusan Ikbal, saya hendak pergi namun Ikbal mencegah dan memohon saya tidak masuk kelas...


Syifana dan Ikbal lalu saling menceritakan nostalgianya tentang ghasuku dan secara tak langsung maupun langsung mereka mencoba merayu saya agar masuk BKC lagi


dengan penuh ketakjuban kala mendengar cerita mereka tentang Ghasuku, saya cepat ingat lagi bahwa Tes Bahasa Inggris tinggal 2 hari lagi..


Akhirnya bel sekolah berbunyi, segera saya mencari Pak Memen (guru olahraga) untuk menanyakan apakah akan olahraga atau tidak, namun saya tak berhasil menemukannya


setelah adzan dan shalat Ashar saya memperoleh info bahwa ada latihan di GOR Pajajaran
dan dengan terpaksa saya tidak ikut Latihan LKBB hari ini


dengan mobil 07 saya, dupi, ikbal, fikri ichsan, dan 3 / 2 orang lain melaju ke GOR.
ternyata di sana, anak2 lain dengan Pak Memen sudah mulai pemanasan...

Dan Pak MEMEN langsung memerintahkan anak didiknya untuk berlari semampu - mampunya saja,

HOH... HOH... Hoh... hoh... dengan nafas terengah dan memendam sesak di dada saya menjadi peringkat ke 3 setelah dikalahkan oleh Fikri PP di peringkat kedua (gara-gara napas via hidung nih, jantung jadi ga mau diajak kompromi buat lari cepet)

Abis lari, Ikbal nawarin es krim goreng yang ada di warung jambu...
mulanya saya rada enggan karena ada ganjelan abis olahraga musti ke SMANSA buat lat. Pasus, eh taunya si Ikbal milih gajadi makan es krim goreng tapi malah pingin makan di gang slot

Pas udah nyampe SMANSA...

Alamak, ikbal mulai melenceng dari niat awal, setelah bertemu Abi, ia membatalkan niat buat makan di Slot (lagian juga pedagangnya udah pada uih) lantas mengajak Abi pulang ke rumah bersama2  -__________-""" (Cape dah)

Dan saya bingung Pasus latihannya di mana, kok di SMANSA lapangannya kosong? Apa udah pulang?

Cius yang mendadak muncul lalu memberi tahu bahwa anak2 pasus lagi ada di sebelas sekian2 rapat sama Pak Heri, saya urungkan niat untuk menghadiri perkumpulan pasus dan melesat ke rumah... :D

Komentar

Pos populer dari blog ini

Seputar Informasi FTI ITB

Tura *coret* Abadi

Beberapa orang berpendapat:
Seorang berperawakan gemuk :"Tura itu yang lari - lari terus ngetok mic."
Seorang bapak berkacamata     :"Tura itu pengatur upacara, jadi sebenarnya baik tidaknya upacara tergantung dirinya."
Seorang yang mengetik entri ini: "Tura itu yang selalu berdiri di pojok altar, dan punya hak otonomi."

Huehe, apapun dan bagaimana pun orang mengernyitkan dahi ketika melihat ane lari - lari mondar - mandir altar smansa, ane tidak peduli. Meski awalnya ane agak senewen sama profesi penggerak upacara bendera yang satu ini..

"Hah, Tura? yaah..." begitulah ekspresi sedikit kecewa, kala ane tahu bakal jadi tura di Opening Smansaday 2011.

Kalo pas SMP, ane taunya tura tuh yang lari - lari muterin lapangan untuk sekadar formalitas, terus memainkan tali tiang bendera, ngetok mic, terus gabung lagi ke tempat berjejernya para petugas upacara. Ternyata kalo di smansa ga usah pake lari - lari muterin lapangan, pas upacara bendera biasa mah …

Jangan Mau Kehilangan KTM ITB

Saya memposting hal ini bukan berarti saya telah kehilangan KTM (dan mudah-mudahan tidak akan pernah). Tak usah bertanya angin apa yang membuat saya kepikiran, yang jelas saya lagi kepingin saja memposting tentang ribetnya ngurus KTM yang hilang.

Saya mengcopas informasinya dari wordpress salah satu alumni ITB, yaitu Annisa Fitri, Teknik Telekomunikasi STEI ITB 2007.

Berikut pengalamannya ketika kehilangan KTM....

Setelah terjadi peristiwa penjambretan pada gw pada 21 Februari yang lalu di Fatmawati, Jakarta, gw terpaksa mengurus kehilangan ini itu. Mulai dari surat kepolisian, blokir kartu-kartu ATM, bikin KTP lagi, bikin kartu ATM baru, dan tentu ngurus KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) hilang.

Surat kepolisian alhamdulillah cukup mudah, karena TKP lumayan dekat dengan Polres Jakarta Selatan di Blok A, jadi malam itu juga langsung dibuat. Polisi yang bertugas pun alhamdulillah baik dan ga rese, tumben.

Blokir kartu ATM juga hal yang cukup mudah, kan sekarang call centre bank online 2…