Langsung ke konten utama

Lirik yang sinergis dengan suasana sukma

Hampa
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu, apakah di sana kau merindukan aku seperti diriku yang selalu merindukanmu, selalu merindukanmu

~rindu  sama teman lama T___T

Yang Terbaik Bagimu
Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya, ku terus berjanji takkan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya kumencintaimu kukan buktikan ku mampu penuhi maumu

~Gundah seorang anak akan perangai buruknya yang membuat hati ayahnya perih

Seandainya Selalu Satu
Jalan hidup kita berbeda walau ada asa bersama damai yang kucari di ayunan angin lalu seakan hanya harap semu, ku tahu tak mungkin terjadi bagai asa yang bertepi harus kuakhiri harus kuhadapi sepi hidup ini

~Sebuah cita - cita bersama yang harus kandas karena langkahku tertahan

Kusadari
Kusadari hari - hari kan terus berlalu tanpa pernah kan menunggu walau apa yang terjadi kusadari detik - detik kan terus berlari  kusadari hidup ini masih ada dan masih kumiliki asa

~Depresi hari ini sangatlah merugikan jika sampai memberhentikan langkah untuk meniti hidup esok hari

Perih
Aku kan bertahan meski takkan mungkin menerjang kisahnya walau perih

~Berusaha sampai batas maksimal

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Informasi FTI ITB

Tura *coret* Abadi

Beberapa orang berpendapat:
Seorang berperawakan gemuk :"Tura itu yang lari - lari terus ngetok mic."
Seorang bapak berkacamata     :"Tura itu pengatur upacara, jadi sebenarnya baik tidaknya upacara tergantung dirinya."
Seorang yang mengetik entri ini: "Tura itu yang selalu berdiri di pojok altar, dan punya hak otonomi."

Huehe, apapun dan bagaimana pun orang mengernyitkan dahi ketika melihat ane lari - lari mondar - mandir altar smansa, ane tidak peduli. Meski awalnya ane agak senewen sama profesi penggerak upacara bendera yang satu ini..

"Hah, Tura? yaah..." begitulah ekspresi sedikit kecewa, kala ane tahu bakal jadi tura di Opening Smansaday 2011.

Kalo pas SMP, ane taunya tura tuh yang lari - lari muterin lapangan untuk sekadar formalitas, terus memainkan tali tiang bendera, ngetok mic, terus gabung lagi ke tempat berjejernya para petugas upacara. Ternyata kalo di smansa ga usah pake lari - lari muterin lapangan, pas upacara bendera biasa mah …

Jangan Mau Kehilangan KTM ITB

Saya memposting hal ini bukan berarti saya telah kehilangan KTM (dan mudah-mudahan tidak akan pernah). Tak usah bertanya angin apa yang membuat saya kepikiran, yang jelas saya lagi kepingin saja memposting tentang ribetnya ngurus KTM yang hilang.

Saya mengcopas informasinya dari wordpress salah satu alumni ITB, yaitu Annisa Fitri, Teknik Telekomunikasi STEI ITB 2007.

Berikut pengalamannya ketika kehilangan KTM....

Setelah terjadi peristiwa penjambretan pada gw pada 21 Februari yang lalu di Fatmawati, Jakarta, gw terpaksa mengurus kehilangan ini itu. Mulai dari surat kepolisian, blokir kartu-kartu ATM, bikin KTP lagi, bikin kartu ATM baru, dan tentu ngurus KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) hilang.

Surat kepolisian alhamdulillah cukup mudah, karena TKP lumayan dekat dengan Polres Jakarta Selatan di Blok A, jadi malam itu juga langsung dibuat. Polisi yang bertugas pun alhamdulillah baik dan ga rese, tumben.

Blokir kartu ATM juga hal yang cukup mudah, kan sekarang call centre bank online 2…