Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Pernak - pernik 2014 Mendatang

Semuanya sudah di depan mata. Gemerlap 2014 yang akan membawa saya ke dalam dinamika kisah yang lebih kaya, dari sebelumnya. Apa saja itu? Di depan mata saya, 2014 akan terdiri dari komponen-komponen berikut:
Pemira KM 2014Pemilu Indonesia 2014   Temen-temen FTI terbang ke Jepang    Dosen baruSemangat BaruEmpat Jaket Mini Konser Bucil KPA Dies Natalis ITBGaneca Pos 2014Kompas RajaSmansa Day 2014    Gamifti Road to Village Teknik Fisika    IPK Penentu    OHU 2014
Relokasi KosanHobi baru JahimTahun Baru.....   
Saya harap setelahnya akan lebih baik....

Evaluasi Postingan Setahun ke Belakang

Evaluasi. Sebuah kata yang berarti penilaian, apakah sesuatu itu baik atau tidak. memenuhi target ataukah terdeviasi dari maksud semula. Mengapa saya membuat postingan tentang evaluasi ini? Berhubung sudah akhir tahun, tak ada salahnya kan kita mereparasi apa yang kurang dan menilai hal baik yang bisa ditingkatkan? Maka, evaluasi ini jawabannya. Tanpa basa-basi lagi, cekidot!

Dilihat dari kacamata saya, postingan blog Estafet Kehidupan selama ini....
Minim referensi dan riset
Saya akui bahwa postingan yang saya buat kebanyakan hanya berasal dari pola pikir saya sendiri. Akibatnya postingan saya terlalu cepat menghakimi instansi atau golongan tertentu tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Hal ini juga berdampak terhadap rendahnya bobot konten postingan yang dibuat, dengan kata lain dangkal dan kurang berisi.
Solusi : Menetapkan target menggunakan sedikitnya lima sumber referensi dalam setiap postingan yang membahas permasalahan atau isu tertentu.Masih kurang menarik
Kurang menar…

Jika Boleh Dikata Beruntung

Sabtu, 9 November 2013
Sebuah hari yang biasa- biasa saja bagi semua orang.
Mungkin kalau esoknya, mereka baru ingat bahwa itu adalah hari Pahlawan.
Namun, itu bukan masalah
Siapa juga yang berharap banyak, toh itu adalah hari yang selalu berulang sama setiap tahunnya.
Kecuali setelahnya manusia biasa-biasa saja ini mendadak mengusai dunia.
Enak saja, semua butuh proses.
Bagiku, tidak bisa sebentar.... Untuk mengubah pribadi ini menjadi piala bagi semua orang
Tidak bisa...

Tetapi entah mimpi apa semalam,
Oh bukan, mimpi apa yang membuatku kebetulan membawa buku best seller itu....
Dan dia bergelar rupawan : negeri 5 menara.
Sebut saja aku beruntung
Kebetulan sekali bak buku itu menginginkanku bertemu dengan tuannya.
Di lapangan basket, yang disulap menjadi panggung ITB Scholarship 2013
dan akhirnya...






Kesempatan itu tak kusia-siakan...
Sudahkah Kalian baca buku ini?



Mungkin beberapa dari Kalian, termasuk saya, menyimpan kegundahan....
"Mengapa Randai sama sekali tidak diceritakan…

Mawas Tiga Ekskul

Semasa SMA, saya memiliki tiga ekskul : Rohis, KIR, dan Pasus. Ketiganya memiliki peran besar dalam mengubah kepribadian saya menjadi sedikit lebih berbeda (karena perubahan besar itu asalnya dari niat dalam diri, bukan?)

Di DKM, setidaknya saya jadi tahu bahwa menjadi ketua itu bukanlah perkara yang main - main. Amanah yang diemban bukan main beratnya, apalagi sebagai ketua DKM, bahkan menjadi Koor. Acara DKM saja amanah untuk menyukseskan acara atas nama Alloh itu tidak boleh dilakukan secara asal-asalan mengingat dampaknya terhadap aqidah di lingkungan Smansa.
Niat saya yang dulu ingin jadi pemimpin langsung lenyap tidak bersisa. Kacung Murid, itu yang mereka (XII IPA 8) plesetkan terhadap singkatan KM, (yang sebenarnya adalah Ketua Murid). Makna kacung yang dekat dengan seseorang yang mengemban tugas dan tanggung jawab melebihi orang-orang yang dipimpinnya. Mengapa demikian? Karena ketua lah yang menjadi contoh bagi anggota-anggotanya, perkataan ketualah yang menjadi penentu keput…

Penyusup

Sedang kepikiran untuk menjadi seorang penyusup di banyak acara yang diadakan oleh beberapa unit atau organisasi. Sepertinya asyik, kita tidak perlu repot2 ikut kaderisasi, rapat, persiapan, atau mengikuti berbagai macam unit, tetapi tetap bisa menikmati dan menyerap ilmu dari acara yang diadakan oleh unit-unit tersebut. Wawasan bertambah? iya. Waktu tetap lowong? iya.

Mungkin definisi terdekat dari penyusup adalah partisipan lepas. Ya, menjadi seorang partisipan lepas dalam berbagai acara unit, tetapi tidak menjadi anggota unit adalah alternatif terbaik jika mahasiswa seperti saya memiliki "interest" terhadap banyak unit. Ngga mungkin kan suka semua, terus masuk semua, kecuali saya amoeba yang bisa membelah diri, atau dugesia yang bisa beregenerasi.



Risiko jadi seorang penyusup atau partisipan adalah kita bakal dicibir atau bisa jadi digunjingkan.
"Ini orang siapa sih? Tiba - tiba ikut, ga jelas banget."
"Wah jangan-jangan intel dari sekolah Sandi negara."

Makan Apa? (20-27/10/2013)

Soal harga terka sendiri ya, kan tiap abis lebaran harga naik hihihi

Itulah enaknya jadi mahasiswa di perantauan, tiap mau makan, pasti beli di luar, jadi bisa menambah wawasan kuliner (laksana Bondan Winarno :P ). Akan tetapi, saya lebih tetap mencintai masakan  Bunda saya di Bogor kok, ga boong.

Lagi Cinta Mati Sama ITB dan Kehidupan di Sekitarnya

Alhamdulillah.... Oktober tanggal 27 tahun 2013 saya masih berada di ITB, PTN yang kata orang susah masuknya ini. saya merasa tidak menyesal sedikitpun memilih bumi ganesha sebagai penerus jenjang pendidikan karena ternyata bagi saya ITB adalah Smansa skala besar. ITB tidak kalah seru mengadakan berbagai acara dan seminar bergengsi, malah menurut saya ITB adalah 100%nya dari smansa.
Sebelumnya apakah kau tau smansa Bogor? Sekolah yang digadang-gadangkan sebagai sekolah acara, sekolah yang sangat aktif organisasinya, dan sekolah yang sangat kuat ikatan alumninya yang terletak di jalan Ir. hatta djuanda  16, selain itu sekolah ini terkenal sebagai sekolah keluarga karena guru-gurunya pun banyak yang berasal dari sekolah ini.
Cukup sudah romantika tentang smansa Bogor karena saat ini saya sudah mendarat di ITB. Kau tahu apa artinya kalau saya bilang ITB adalah 100%nya smansa? Ya, bisa berarti bahwa ITB merefleksikan secara utuh apa yang belum diberikan oleh smansa. Maklum saja, ITB itu …

Foto Minggu Ini [13-19/10/13]

Selasa
Iseng mencoba memotret benda mati....


Kamis, Ketika akan masuk Lab Kimia
 "Kan ga pernah diisi." Celetuk temanku  menjawab pertanyaan mengapa tempat untuk menulis pembahasan dan kesimpulannya tidak realistis.

Jum'at, sekitar jam 10 an
Dari pojok tangga Balubur Town Square, mata saya melihat....


Cara Bersyukur

Saya tidak pernah tahu cara bersyukur terhadap apa yang telah dimiliki, sampai suatu ketika saya kehilangan barang ....

Saya murung selama beberapa saat, mengerjakan apa pun kehilangan konsentrasi

Melakukan segala sesuatu tidak pernah nyaman

Padahal HP saya tidak hilang...

Padahal Laptop saya tidak hancur...

Padahal dompet saya masih ada...

 dan barang itu bukan sesuatu yang biasanya menjadi  prioritas  untuk saya cek kembali eksistensinya....


Hanya  sebuah tempat pensil.

Tetapi nilainya menjadi setara dengan laptop dan HP tersebut ketika saya kehilangannya...

Dan tahukah ketika saya berhasil menemukannya lagi?

Saya berasa menjadi orang paling bahagia di muka bumi...


Hanya karena sebuah tempat pensil yang hadir kembali...

Dan saya jadi berpikir
haruskah saya berdoa kepada-Nya...

 Supaya setiap hari saja saya kehilangan barang

Agar setiap saat saya menemukan mereka kembali

Saya selalu bahagia dan bersyukur kepada-Nya
Setiap harinya....






Melalui pengalaman tersebut saya jadi kepikira…

Ekspektasi Sebelum Resmi Menjadi Mahasiswa

Yah berhubung sampe detik ini saya masih menjadi camaba ITB yang digantungin (daftar ulangnya masih dua minggu lagi dari saat ini diposting). Alangkah baiknya saya menumpahkan ekspektasi mengenai dunia perkuliahan.Perlu diketahui, saya harus merantau ke Bandung untuk kuliah karena tempat tinggal saya terletak di kota Bogor (hal itu menginspirasi saya untuk membangun Institut Teknologi Bogor). Jauh dari orang tua, keluarga, jauh dari almamater-almamater saya sebelumnya, dan jauh dari tempat-tempat historis di Bogor yang bakal saya kenang kemanapun saya pergi. Mulanya berat hati, pasti, sempat menyesal juga kenapa ga milih Bioproses UI saja, biar bisa pulang pergi ngecek keadaan rumah dan ortu di rumah kapanpun saya mau. Namun, nasi telah menjadi bubur. Lagi pula saya tidak boleh kekanak-kanakan, bahkan Rasulullah pun berkata tuntutlah ilmu meskipun harus ke negeri Cina, si Alif Fikri saja rela (yang baca Negeri 5 menara pasti tahu) merantau dari Padang ke Tanah Jawa yang dipisahkan ole…

Berkunjung ke Gelar Jepang UI 2013

"Maheeen mau ikut ke GJUI ga?" Tepat pukul 17 lebih 11, Kamis, Fatiya mengirim sms demikian. Ya kenapa tidak? Minggu-minggu ini sangat hampa untuk saya lalui. Bagi seorang mantan peserta SBMPTN 2013 yang telah selesai ikut tes dan sedang menunggui pengumuman, sebuah acara di luar merupakan angin segar yang tak boleh dilewatkan.

"Kapan, boleh aja." Kemudian Fatiya memberitahukan bahwa ia akan ke UI Sabtu ini. Saya diminta hadir pukul 9 pagi di depan Taman Topi. Di sana saya bertemu Ocha, Cindy, 1 laki- laki asing, 1 perempuan asing, Fatiya, Kapten, dan Galih yang ternyata sedang menunggu mobil sepupunya. Belakangan saya ketahui perempuan itu adalah kakaknya Ocha, dan lelaki itu adalah mantannya Ocha. Oh ya, Niken juga ikut, dan saya risih dengan gayanya yang berpakaian rok tetapi memakai jeans (?) O_o.

Ke sana kami naik Commuter Line, rencananya kami turun di Stasiun UI. Tetapi tunggu? Mengapa Fatiya bilang harga single tripnya 4000? Bukankah ke kota saja yang merupa…

Amanah untuk Empat Tahun ke Depan

Fabiayyi ala i rabbikuma tukadziban
Fabiayyi ala i rabbikuma tukadziban
Fabiayyi ala i rabbikuma tukadziban

Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?

Masih teringat bahwa jumlah skor SBMPTN yang diprediksikan setelah mencocokan dengan kunci jawaban NF adalah 48% , padahal passing grade pilihan pertama gua adalah 60,57%
Masih teringat bahwa poin bahasa inggris gua hanya sebesar 7, dan Matematika IPA nya cuma 9.
Masih teringat ketegangan ketika intuisi gua berkata bahwa gua salah menulis kode naskah soal pada tes kemampuan dasar dan hampir menyurutkan semangat menghadapi dua tes sisanya...

Dan gua masih teringat gimana bergetarnya tangan ini, berdebarnya jantung ini, berkecamuknya pikiran ketika countdown SBMPTN sudah mendekati 00 00 00...

Dan akhirnya jam 17.00 WIB pada tanggal 8 Juli 2013, euforia kebahagiaan dan ucapan Alhamdulillah bergaung di mana-mana...
Malam itu sungguh sangatlah indah.

Alhamdulillah....


Friendship, They Say....

Till now..
I just ask.. and ask...
Will be I am the one who has a fake friendship?
Or maybe I am the fake one?
To them....

Sometime, I'm Just Asking Around

Martabak...

ADA sebuah kotak di meja makan. Pak Warno merasa kenal isinya, tapi otaknya menolak bekerja sama mensahkan bahwa benar martabak namanya. Ini kali keempat ada penganan kesukaannya itu, selalu Sabtu malam, didatangkan oleh pacar anak gadisnya. Perut sedikit menggolak, ragu harus sekali lagi menerima pasokan. Doyan ya doyan, cuma masalahnya...         Si pembawa kotak sendiri sudah lama menggondol perawan pergi kencan. Dua bulan pacaran. Atau tiga? Kok ndak ingat ya... Tampang laki-laki muda yang cuma sebentar-sebentar diperlihatkan, sedikit uluk salam sesopannya ketika datang ketika hendak pulang, itu pun bila Pak Warno kebetulan sedang di ruang tengah. Kadang dua sejoli itu pacaran di remangnya teras. Semilir malam sesekali menguarkan tawa lirih anak dara ke dalam rumah.         Bersemilah kemudian, tanpa pernah dinyana, musim martabak.
        Di depan acara-acara tivi yang cemplang di malam Minggu, di hadapan foto-foto keluarga dan almarhumah istri, isi kotak dikunyah pelan-pelan…

Award-award yang Mestinya Diberikan Sekolah kepada Siswa

Saya turut prihatin ketika perpisahan kemarin ternyata banyak orang yang telah berkontribusi besar untuk kemajuan sekolah tidak mendapatkan award barang sedikit dari sekolah. Menurut saya, bila pengunjung teraktif perpustakaan saja memperoleh award berupa piagam penghargaan, semestinya ada pula award-award lain untuk kategori berikut:

Penjaga Kebersihan dan Keindahan Sekolah Terkonsisten
Bila saja sekolah memberikan apresiasi kepada siswa yang selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah, seperti tidak membuang sembarangan, tidak pernah merusak tanaman, atau selalu memungut sampah di jalan ketika menemukannya dan membuangnya ke tempat sampah, tentu saja hal ini akan menciptakan kondisi lingkungan yang asri, bersih, dan terawat dengan baik.Siswa dengan Kehadiran 100% di Setiap Kegiatan Sekolah
Berhubung memang banyak juga yang selama dari kelas X sampai kelas XII tidak pernah absen dalam KBM, maka beberapa syarat lain juga bisa ditambahkan, misalnya, kehadiran mentoring plu…

Enam Mimpi Gila Sebelum Tidur #1

~Menemukan metode yang tepat untuk mengetahui pandangan orang lain terhadap kita dengan hanya melihat mimik muka atau hasil tes mereka. ~Bikin perpustakaan yang maha megah, memiliki koleksi buku terlengkap dari masa ke masa yang memenuhi kebutuhan informasi semua lapisan dan kalangan, kalau bisa arsitekturnya ngalahin perpustakaan UI.
~Mempertinggi badan, minimal  setinggi Panjul (nama teman saya, tidak usah dibahas), maksimal setinggi orang  normal pada umumnya.           ~Profesional mainin lagunya Beethoven dan Mozart pake piano sambil merem.

~Menemukan jenis minyak goreng yang ga nyiprat ketika goreng ayam atau ikan tanpa tepung dan ga dikukus terlebih dahulu.

~Ngobrolin buku karangan saya di Starbuck sama J.K Rowling atau Ahmad Fuadi.




Terjebak dalam Mimpi Lalu

Melihat langit tatapan nanar
Jalanan itu tak lagi terbentang
Sepertinya memang harus beralih bintang
Karena ini mimpi sudah harus dikenang
Tak mungkin lagi berjuang

Ya, selamat membusuk dalam kedengkian
Kepada siapa beroleh menang
Pastilah hati meracau tak senang 
Selama hidup bergelimang ketidakpuasan
Masa lalu teruslah mengekang

Sudahlah, Padamkan saja api mimpimu itu
Daripada hati diracun mimpi
Mimpi yang memaksa ingin dicapai
Padahal eranya sudah menghilang

Sudahlah, bahkan ilalang terus berkembang
Tetapi sang hati masihlah bimbang
Membeku dalam suramnya masa lalu
Berharap ini semua hanya mimpi
Eranya kan kembali
Sayang saja ini ilusi

Sudahlah, Sadarlah
Mimpi lalu biarlah berlalu
Karena mimpi dapat diganti
Esok pagi  selalu menanti

Sudahlah,
Biar masa depan menghapus nistanya masa lalumu
Biar mimpi baru membasuh bersih mimpi kelammu
Biar tamu esok hari, menjadi tabib perih hatimu

Biar saja dia pergi
Mungkin gantinya lebih besar lagi


Mei 2013 
Mochamad Mahendra Putra

Raditya Dika di Sekolah Keluarga

Tadi sekolah gua kedatangan orang aneh dan ga penting gitu, katanya sih dia ngaku-ngaku sebagai Raditya Dika, "Ah kepedean bgt," pikir gua. Tapi pas dicek n ricek, eh ternyata dia emang Raditya Dika. Sudah banyak korban yang berjatuhan hanya karena kata-kata dari makhluk ini, ada yang dibilang Cherryball lah, girlband Qasidahan lah, Kumisnya masuk mic lah, haha, tapi anehnya para korban malah ketawa, dasar emang pada mau diledek kali ya,satu2nya yang gua iri dari mereka adalah mereka bisa foto bareng sama Dika. Tapi ya masa mau foto bareng doang kudu jadi korban bullying si Dika dulu :P #lupakan

Gua nangkep beberapa perkataan dari dia, dan gua putuskan untuk ditulis di sini. Kali aja bisa jadi inspirasi, kalo talkshow cuma dapet ketawa tapi ga dapet pelajaran kan rugi, secara gua orang yg ga mau rugi. Akhirnya gua inget2 perkataannya yg lumayan rada penting. Diantaranya.

Kata Dika, kalo ngeledek atau maki-maki orang itu minimal harus minta izin orangnya dulu. Kalo bisa difol…

Quote 7th May 2013

"Harga diri seorang juri sangat ditentukan dari kebenaran perkataannya."                         -Dyah Ayu K., waktu sama-sama jadi juri LCT Mekah 2013-


Perkataan itu terlontar ketika gua, Fahad, dan Ka DA ragu dengan kunci jawaban soal yang menyatakan bahwa beringin termasuk dalam ordo Moraceae. Belum ada yang mengecek jawaban dari soal tersebut. Ka DA khawatir dan yakin kalau-kalau ada peserta yang hapal dengan taksonomi tumbuhan tersebut. Akan menjadi sangat fatal kalau jawaban mereka  benar, ternyata disalahkan, dan kita sebagai juri tidak membenarkan peserta itu dengan alasan ketidaktahuan. Cukup mengerikan. 

"Ini menyangkut harga diri seorang juri." Ka DA berujar serius.

Tentu saja dengan segera kami mencoba googling lewat hp. Keadaan kalut pada awalnya. Ka DA bilang hapenya ga bisa ngenet, gua ga bawa hape, dan  fahad, satu-satunya harapan, ia mencoba googling lewat hp nya, cukup berat, detik-detik loading internet yang lambat sangat meningkatkan adrenalin. 

Dan…