Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

Agenda Setelah UN yang Terakhir Kali

Kecuali pas kuliah nanti masih ada UN,,,
Sudah merupakan tradisi pendidikan, setelah UN diselenggarakan otomatis kewajiban para anak kelas 3 datang ke sekolah, telak digugurkan. Jadi, cuma ada dua angkatan saja yang aktif di sekolah. Paling-paling kelas 3 hanya datang untuk mengurus administrasi atau menghadiri acara sekolah itu. Tiga bulan nganggur bukan waktu yang sebentar . Merupakan manusia merugi jika kegiatan hanya dihabiskan dengan bermimpi di peraduan. Oleh karena itu, saya membuat beberapa opsi (berhubung tidak yakin semuanya bisa dilakukan)  kalau-kalau kehabisan ide beraktivitas dan malah berujung tidur.
Maraton Buku Agama
Selama ini, presentase untuk membaca buku kategori ini ya terbilang rendah. Kedudukannya tergeser oleh buku-buku pelajaran karena tuntutan tugas dan ulangan. Kesempatan libur panjang tidak boleh disia-siakan, membaca buku-buku religi tersebut, tetapi juga memahami dan Insya Alloh menerapkannya.

Pergi ke Kwitang
Berhubung makin sulit saja menemukan buku-buku …

Keuntungan Dihina-hina

Pahala orang yang mulutnya tidak lebih berharga dari uang yang dipegangnya itu akan mengalir ke diri kita.Membuat kita termotivasi untuk refleksi diri. Terpacu untuk mengurangi bahkan menghilangkan sama sekali kelakuan atau tabiat buruk yang pada diri kita.Mendapat hikmah bahwa pada hakikatnya orang tidak suka dihina.Dapat mengambil pelajaran dari apa yang akan terjadi pada diri para penghina itu. Tentunya cepat atau lambat perbuatan mendzalimi orang lain akan dapat balasan.Membangun mental baja seorang pemimpin yang tidak goyah akan selentingan miring dari orang - orang berpikiran dangkal. Mempelajari bagaimana cara mengontrol emosi ketika dihina dengan bersikap setenang mungkin.Mengetahui apa yang umumnya dikagumi dan diremehkan oleh mayoritas orang serta solusi untuk mengantisipasinya.Melatih diri untuk berani memegang prinsip meski melawan arus. Orang yang selalu takut melawan arus tidak pernah menjadi kreatif dan selamanya menjadi biasa-biasa saja.

Mengingat...

Suatu hal yang sering orang sepelekan, tetapi berharga besar adalah : mengingat nama

                                                                                      -9958034687-

Belajar 'Sesuatu' dari Indonesia Mencari Bakat 3

Mengutip: Nasihat Ketika Kita Dimusuhi

"Seribu teman sangat sedikit, satu musuh terlalu banyak."     -Anonim-

Agaknya ungkapan tersebut tidak berlebihan mengingat jiwa kita yang kadang tidak tentram jika ada satu orang saja menjelek-jelekan kita di belakang atau memalingkan muka ketika kita berpapasan dengannya. Oleh karena itu, jangan pernah berniat untuk menjahati orang lain. Sebab, terlalu banyak cara untuk menciptakan musuh , tetapi sangat sedikit kemungkinan untuk memperoleh sahabat terbaik.

Ketika googling, saya mendapati selembar suratan nasihat di dalam sebuah blog .
Akhi/Ukhti…
Siapapun yang membencimu
Siapapun yang memusuhimu

Ada satu langkah untuk menyakitinya

Untuk membuatnya gusar dan sengsara;

Satu langkah yang diridhai Allah, namun membuat musuhmu sengsara
membuatnya seperti cacing yang kepanasan

Yaitu: MEMPERBAIKI DIRI

* Dekatkan dirimu pada Illahi
* Tinggalkan segala yang dibenci Rabbi
* Basahi bibirmu dengan asma Allah

Tidak perlu kamu mendengki dan menghasut
Apalagi berbuat yang tak dibenarkan
Cukup …

Sedikit Etiket Ketika Chat di Facebook dan Semacamnya

1. Pertama, biasakan ucapkan salam terlebih dahulu. 
Sedikit banyak ucapan salam ini  akan membuat  si lawan bicara merasa lebih dihargai atau paling tidak kita bisa ngecek dia sudah off atau belum (dengan dia menjawab atau tidak). Kan ga enak kita udah capek2 ngomong banyak atau nyapa, jawabannya cuma tanda offline.

2. Kalau ingin mengobrol panjang, tanyakan apakah dia sedang sibuk atau tidak.
Biasanya ada aja orang yang sedang punya tugas paper segudang, tetapi dengan kebesaran hatinya ia tetap melayani orang untuk mengobrol. Nah, untuk jaga-jaga supaya kita ga jadi 'pengganggu', ada baiknya kita tanya dulu mengenai kesibukannya.

3.  Mulailah obrolan dengan sedikit basa-basi yang wajar.
Mengapa harus wajar? Supaya gada perasaan ilfil di antara kedua belah pihak atau muncul anggapan yang engga-engga. Mengapa harus basa-basi? Kalo to the point biasanya orang kurang greget buat nanggepin kita. Lain halnya apabila kita ngobrolin yg dia senengin, terus mengalihkan ke maksud inti pe…