Langsung ke konten utama

Keuntungan Dihina-hina

  • Pahala orang yang mulutnya tidak lebih berharga dari uang yang dipegangnya itu akan mengalir ke diri kita.
  • Membuat kita termotivasi untuk refleksi diri. Terpacu untuk mengurangi bahkan menghilangkan sama sekali kelakuan atau tabiat buruk yang pada diri kita.
  • Mendapat hikmah bahwa pada hakikatnya orang tidak suka dihina.
  • Dapat mengambil pelajaran dari apa yang akan terjadi pada diri para penghina itu. Tentunya cepat atau lambat perbuatan mendzalimi orang lain akan dapat balasan.
  • Membangun mental baja seorang pemimpin yang tidak goyah akan selentingan miring dari orang - orang berpikiran dangkal. 
  • Mempelajari bagaimana cara mengontrol emosi ketika dihina dengan bersikap setenang mungkin.
  • Mengetahui apa yang umumnya dikagumi dan diremehkan oleh mayoritas orang serta solusi untuk mengantisipasinya.
  • Melatih diri untuk berani memegang prinsip meski melawan arus. Orang yang selalu takut melawan arus tidak pernah menjadi kreatif dan selamanya menjadi biasa-biasa saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Informasi FTI ITB

Tura *coret* Abadi

Beberapa orang berpendapat:
Seorang berperawakan gemuk :"Tura itu yang lari - lari terus ngetok mic."
Seorang bapak berkacamata     :"Tura itu pengatur upacara, jadi sebenarnya baik tidaknya upacara tergantung dirinya."
Seorang yang mengetik entri ini: "Tura itu yang selalu berdiri di pojok altar, dan punya hak otonomi."

Huehe, apapun dan bagaimana pun orang mengernyitkan dahi ketika melihat ane lari - lari mondar - mandir altar smansa, ane tidak peduli. Meski awalnya ane agak senewen sama profesi penggerak upacara bendera yang satu ini..

"Hah, Tura? yaah..." begitulah ekspresi sedikit kecewa, kala ane tahu bakal jadi tura di Opening Smansaday 2011.

Kalo pas SMP, ane taunya tura tuh yang lari - lari muterin lapangan untuk sekadar formalitas, terus memainkan tali tiang bendera, ngetok mic, terus gabung lagi ke tempat berjejernya para petugas upacara. Ternyata kalo di smansa ga usah pake lari - lari muterin lapangan, pas upacara bendera biasa mah …

Give Up For "Gusi Bengkak"

Anda pernah mengalami ini?
,,,

,,,


Ya, hari ini gua mengalaminya, gusi bengkak mungkin tidak semengerikan tumor dan kanker (naudzubillahimindzalik) , tetapi rasanya sehari bagai neraka kalau keadaan itu terus berlangsung di saat perut kita sudah mulai kelaparan. Loh apa hubungannya?  Jelas saja ada kaitannya, mau gebetan lu ngebeliin kue paling enak sedunia kek kalo gusi di belakang geraham lu bengkak pasti rasanya sama saja, sama tersiksanya, cenah peribahasa mah air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam . Ngunyah dikit, mata kejep kejep karena jendolan janggal yang ikut tergigit menyebabkan rasa sakit yang sangat menganggu kenikmatan makan kita.
Ini bukan kali pertama gua mengalaminya, setahun yang lalu pernah juga dan penyebabnya itu ga jauh - jauh dari yang namanya panas dalam. Sepertinya gusi bengkak yang gua alami hari ini disebabkan abis sarapan gua ga  minum dulu, tetapi malah langsung pergi ke sekolah, udah mah lauknya ikan cabai, udah gitu kemarin abis makan yang pede…