Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari 2016

Setelah Melalui Dunia Perkuliahan, Orang Menarik Itu..

Menurut gue adalah orang yang memiliki pola jelas dalam hidupnya. Orang mengerti dia termasuk tipikal pribadi yang kayak apa. Pribadi yang ga pletat-pletut dalam mengekspresikan dirinya. Kalo dia memproklamirkan diri sebagai orang yang humoris, maka dia akan konsisten menjadi pribadi yang periang, menghibur, dan selow dalam menjalani hidup.
Kalau dia mengklaim diri sebagai orang yang inspirable, dia akan  mengisi hari-harinya dengan tindakan positif, produktif, dan inspiratif. Kata-katanya di dunia sosial kerap mencerahkan dan memotivasi hidup orang lain.
Kalau dia menyebutkan dirinya sebagai ahli ini, spesialis itu, maka seharusnya segala tindak-tanduknya sehari-hari dijaga dan disesuaikan dengan etika dan prinsip keilmuan di bidang yang ia tekuni tersebut demi menjaga kredibilitas perkataan yang ia keluarkan.
Tapi yang terpenting dari itu semua, adalah perkataan yang konsisten, jelas mengarah ke mana. Orang mengerti misi utama apa yang sedang dia emban dan tengah ia kejar. Karakter…

Setelah Melalui Dunia Perkuliahan, Orang Pintar Itu....

Menurut gue adalah mereka yang pandai memanfaatkan, atau memanipulasi apa yang sedang mereka miliki. Mereka mampu membuat hal-hal di sekitar mereka sesepele buku panduan masak-memasak, map bekas, ataupun kotak kardus tak terpakai menjadi usable untuk membantu mencapai tujuan mereka.

Ada yang bilang, "Kalo memang kita sudah menguasai sebuah persoalan secara mendalam, maka kita pasti bisa melalui dan memecahkannya."
Menurut gue, iya dan tidak. Ya memang, logikanya jika sudah mendalami persoalan itu kita akan lebih tau bagaimana solusi terbaik untuk memecahkan permasalahan tersebut. Tapi realitanya, waktu bereksplorasi tak sebanyak yang kita kira. Kadang-kadang yang kita perlukan hanyalah bagaimana tetap terlihat bisa dan menguasai persoalan tersebut. Bagaimana mengemasnya dengan sedemikian rupa agar orang sama sekali tidak tahu bahwa sebenarnya kita dalam kondisi paling tidak siap untuk bermain peran .

"Penuhi syarat cukup saja, yang penting tidak ada masalah."      …

68 KM Menuju Hulu Citarum (part 2)

[Short Post ] Reminder : Ada Mereka -Mereka yang Terhalang...

Jika  di dunia ini kita merasa begitu inferior, maka berpikirlah. Barangkali saja kita salah mengambil perspektif. Mungkin kita justru adalah orang-orang terpilih yang memiliki 'kekurangan', dan 'kekurangan' itu yang menghalangi kita dari hal yang sia-sia atau tidak bermanfaat.
   Jadi, apa yang menganggumu kawan?
Tak berwajah seganteng paras Maher Zein? Itu tak mengapa. Boleh jadi kalau kita memiliki rupa yang kelewat ganteng, kemungkinan kita mengalami pergaulan yang tidak pantas akan lebih tinggi. Mungkin, kita akan lebih sering pacaran, bergonta-ganti pasangan, atau melakukan yang lebih ekstrem dari itu. Maka syukurilah!
Sulit menjadi orang yang bisa menjadi pusat perhatian? Atau seminimalnya chatnya diwaro dan mendapat like yang cukup banyak ketika mengunggah sesuatu? Yah tidak mengapa juga, barang kali apabila kita menjadi pusat perhatian maka kita akan kehilangan kontrol terhadap diri sendiri. Kita akhirnya cenderung menjadi apa yang orang lain inginkan, terke…

68 Km Menuju Hulu Citarum (Part 1)

Entah ada angin apa tiba-tiba saja pada Kamis malam tanggal 21 Juli 2016, Zulfikar mengajak saya untuk berkelana ke situ cisanti. Awalnya saya biasa saja toh naik motor ini, tapi ketika paginya saya mengecek google maps, alamak ternyata jauhnya itu 68 KM dari Bandung, jalannya bercabang-cabang pula. Sontak saya mencoba meyakinkan teman saya yang mungkin anget-angetan itu, apa benar ia mau pergi ke suatu tempat yang bahkan dilihat dari peta pun lebih banyak gambar urat sungainya ketimbang jalan untuk kendaraannya sendiri. Ternyata teman saya ini beneran mau ke sana, ya sudah saya turuti saja seraya berusaha mengabaikan kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin terjadi seperti motor mogok, ban pecah, dan sebagainya yang pernah saya alami bersama teman-teman SMA saya sewaktu pergi ke Pangandaran.

Kemudian diputuskanlah kalo kami akan melewati jalur Ciparay-Pacet, pada saat itu kami belum tahu kalo Situ Cisanti pun bisa ditempuh via Pangalengan. Bensin diisi sampai mentok, mengantisip…

Semester 3 di ITB: Awal Penentuan Karir

Disadur dari wordpress iniSemester 3 di ITB merupakan sebuah periode yang dapat  menjadi mula malapetaka atau awal dari kegemilangan karir kemahasiswaan seseorang. Layaknya efek domino, langkah pertama yang diambil haruslah tepat karena akan memengaruhi keberlanjutan langkah-langkah selanjutnya, entah itu terhadap hubungan pertemanan, akademik, organisasi, dan juga prestasi. Ada beberapa wejangan yang mungkin berguna ketika seorang mahasiswa memasuki fase ini.

Yang pertama,Turutilah segala aturan osjur dan ikuti semua prosesnya dengan benar sampai akhir pelantikan.

Kau bilang kau muak dengan segala aturannya yang kau pikir merupakan pembodohan dan membatasi kreativitas. Sedari awal kau menangis lelah dengan segala teriakan beringas yang mengusik fokusmu terhadap kegiatan belajarmu. “Idealismeku menolak keras terhadap segala jenis perploncoan, tak bisakah teman-teman angkatanku untuk menggertak dan menghentikan kegiatan ini?”

Sebelum menolak dan mengukung diri dalam keegosentr…

Hello Guys, I'll Get Married Soon...

Hi everyone... I'm getting married on 17th of June 2016. I know it's sudden, just a small simple event in Bandung. So please don't take it personally if you aren't aware of it. Seeing that it's too all of a sudden and is just few weeks from now, I'm not planning a big wedding but yes it will be a memorable time of my life. I would love it, if you take out time to be a part of it. I will be inviting some family and my closest friends , as the customs say. I'll be mailing out invites soon so I would really appreciate your presence on this day. Please don't worry about bringing any gifts since its on such short notice. Just bring me someone I can get married to, and it's all good to go. Let's see who reads this entire status. I find this hilarious. So before you do anything stupid just shut up and copy paste this to your wall and see how many will fall for it.Suatu ketika kawan gue yang merupakan sesama badan pengurus suatu unit di ITB, ngeshare tu…

Cerpen: Bahasa yang Tak Dapat Diandalkan

Bahasa menunjukkan bangsa, yah setidaknya itu yang kupikir. Hingga akhirnya gawai tergantikan oleh gadget, ketika renjana tergantikan oleh passion, dan ketika merenung, terakhir kali kudengar sebagai kata lain dari berkontemplasi. Semoga negeri ini tidak kehilangan identitasnya.
Telah banyak padanan kata dalam bahasa asing yang diserap oleh bahasa negeri tercinta ini. Sampai mereka pun kerap lupa untuk mengingat, sudah sejak kapan obrolan mereka menjadi se-inggris itu, se-Negeri Van Oranye itu, se-Arab itu, dan kita tidak bilang soal se-Cina itu karena untunglah mereka masih takut diminta untuk menuliskannya dalam hurufHanzi atau mandarin. Yah Bahasa Indonesia memang sungguh sangat kaya dan juga ajaib! Karena ia mampu menyerap berbagai ragam bahasa asing menjadi seolah-olah lumrah dan begitu saja dicap sebagai bahasa baku Indonesia yang baik dan benar.
Tapi aku masih ragu, apakah bahasa ini masih bisa menyerap seluruh bahasa setelah komputerku mengesktrak Scilab pada layar monitornya…

Menjajal Kuliner yang Dibuat oleh Unit Kebudayaan Melayu-Riau ITB

Lustrum tu ada apa aje, Cik?"
Sehubungan dengan perayaanLustrum 2 UKMR ITB 2016, maka diselenggarakan festival wisata kuliner Melayu Riau di tunnel Sunken Court, yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITB sehingga tak perlulah jauh-jauh ke luar Jawa untuk menyicipi panganan daerah beribukota Tanjung Pinang ini.  Sebanyak 11 kuliner khas kepulauan Riau disajikan untuk memanjakan lidah civita academica, dari kategori makanan tersedia nasi dagang, laksa, dan juga luti gendang. Kemudian, dari sisi minuman ada laksamana mengamuk dan air mata pengantin, Laksamana mengamuk dan Air Mata Pengantin? Weleh-weleh penamaannya seperti adegan lakon suatu cerita rakyat saja. Kebetulan saya itu hobi makan dan mengeksplor kuliner yang unik-unik, saya kemudian mengambil pre-order Mie Lendir dan Aji Serban. Alasannya, Mie Lendir itu cocok buat sekalian makan berat di siang hari, sesuai open gatenya yang baru buka jam 11.00 WIB, sedangkan Aji Serban dipilih karena saya tertarik dengan warna hijaunya dan p…