Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Cerpen: Bahasa yang Tak Dapat Diandalkan

Bahasa menunjukkan bangsa, yah setidaknya itu yang kupikir. Hingga akhirnya gawai tergantikan oleh gadget, ketika renjana tergantikan oleh passion, dan ketika merenung, terakhir kali kudengar sebagai kata lain dari berkontemplasi. Semoga negeri ini tidak kehilangan identitasnya.
Telah banyak padanan kata dalam bahasa asing yang diserap oleh bahasa negeri tercinta ini. Sampai mereka pun kerap lupa untuk mengingat, sudah sejak kapan obrolan mereka menjadi se-inggris itu, se-Negeri Van Oranye itu, se-Arab itu, dan kita tidak bilang soal se-Cina itu karena untunglah mereka masih takut diminta untuk menuliskannya dalam hurufHanzi atau mandarin. Yah Bahasa Indonesia memang sungguh sangat kaya dan juga ajaib! Karena ia mampu menyerap berbagai ragam bahasa asing menjadi seolah-olah lumrah dan begitu saja dicap sebagai bahasa baku Indonesia yang baik dan benar.
Tapi aku masih ragu, apakah bahasa ini masih bisa menyerap seluruh bahasa setelah komputerku mengesktrak Scilab pada layar monitornya…

Menjajal Kuliner yang Dibuat oleh Unit Kebudayaan Melayu-Riau ITB

Lustrum tu ada apa aje, Cik?"
Sehubungan dengan perayaanLustrum 2 UKMR ITB 2016, maka diselenggarakan festival wisata kuliner Melayu Riau di tunnel Sunken Court, yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITB sehingga tak perlulah jauh-jauh ke luar Jawa untuk menyicipi panganan daerah beribukota Tanjung Pinang ini.  Sebanyak 11 kuliner khas kepulauan Riau disajikan untuk memanjakan lidah civita academica, dari kategori makanan tersedia nasi dagang, laksa, dan juga luti gendang. Kemudian, dari sisi minuman ada laksamana mengamuk dan air mata pengantin, Laksamana mengamuk dan Air Mata Pengantin? Weleh-weleh penamaannya seperti adegan lakon suatu cerita rakyat saja. Kebetulan saya itu hobi makan dan mengeksplor kuliner yang unik-unik, saya kemudian mengambil pre-order Mie Lendir dan Aji Serban. Alasannya, Mie Lendir itu cocok buat sekalian makan berat di siang hari, sesuai open gatenya yang baru buka jam 11.00 WIB, sedangkan Aji Serban dipilih karena saya tertarik dengan warna hijaunya dan p…