Langsung ke konten utama

Kenapa Harus Sedih Liburan Berakhir Kalau...

1. Di tempat kerjamu ada segudang karya fantastis yang menunggu untuk ditelurkan
Programming ibarat kode misteri yang harus dipecahkan dalam sebuah cerita petualangan. Grafik atau infografis adalah bentuk sederhana dari cara kita menginterpretasikan kompleksitas hidup, ruang bosmu adalah wahana untuk mengolah rasa dan olah suara dengan mengekspresikan kemampuan beraktingmu sebagai manusia ideal. Laporan adalah caramu menghargai dan mengeksplorasi kekayaan pembendaharaan bahasa Indonesia dan juga  meningkatkan skillmu menggunakan word dan excel secara maksimal. Apabila rutinitas kerja telah dijadikan sebagai ritual untuk menghayati dan mengapresiasi hidup maka bukan tidak mungkin tempat kerjamu akan menjadi wahana bermain yang mengasyikan.

2. Obrolanmu tiap hari dengan rekan kerjamu adalah suatu hal filosofis dan inspiratif untuk dicatat.
Manusia adalah makhluk yang kompleks dengan tingkat inteligensi tertinggi dalam taraf kehidupan organisme. Setiap hari orang memiliki berbagai pemikiran baru, istilah baru, cerita baru, dan juga informasi baru. Jika kau konsisten menulis ulang kembali apa yang kau dengar, perbincangkan, atau diskusikan dengan rekan-rekan kantor bukan tak mungkin kau mendapatkan segudang mentahan informasi-informasi berharga yang bisa kau ekstrak menjadi buku nonfiksi bermanfaat.

3. Ada sejuta objek artistik di sekitar tempat kerja yang bisa  menjadi spot ala-ala foto instagrammu yang tak akan bisa tereksplor walau dengan alokasi waktu 6 bulan
Bahagia itu sederhana, tak harus selalu mengeluarkan uang untuk mendapatkan kebahagiaan, tak selalu harus membayar tiket masuk untuk menikmati wahana atau spot yang menyenangkan. Bukalah mata lebih lebar, perhatikan  sekitar, ada selaksa objek di sekitarmu yang bisa jadi latar yang ciamik untuk di-upload ke instagrammu. Dari mulai gaya minimalis, doortrait, tembok hits, sampai abstraksi, kau bisa memanfaatkan potensi artistik objek-objek di sekitar tempatmu bekerja. Cukup dengan berinvestasi untuk membeli kamera manual DSLR yang bagus, maka kau akan merasa seluruh objek di sekitar tempat kerjamu akan menjadi mengasyikan untuk ditelusuri, ada human interest object yang harus dikejar momennya, ada jatuhnya dedaunan yang menarik untuk dijadikan background presentasi pagi ini.

4. Pekerjaanmu adalah hobi yang dibayar
Kenali passionmu, sadari pada kegiatan apa kau merasa tak seorangpun dapat mengganggumu, tak sederajatpun naiknya suhu lingkungan mengusik animomu bergerak dan berkarya atas sesuatu yang kau senangi. Kita bisa melihat bagaimana Ridwan Kamil memaksimalkan pekerjaannya sebagai sarana untuk mengembangkan diri dan terus berkarya. Beliau senang menggambar, mendesain, dan merancang. Imajinasinya membuahkan hasil berupa kemudahan dan kegembiraan bagi masyarakat kota. Sosial media yang biasanya hanya menghabiskan waktu oleh tangan dinginnya mendadak menjadi begitu bermanfaat dan tak henti-hentinya menularkan inspirasi dari sebuah foto sederhana, atapun tweet-tweet pendek yang terkandung misi besar di dalamnya.

5. Kau bisa  membuat satu buah novel chick-lit setiap bulan atau cerita pendek setiap minggu yang bahan-bahannya bisa diambil dari percakapan di kantor maupun berita di televisi pagi hari, ataupun randomitas yang kau lihat sepanjang perjalanan menuju kantor.
Benang kusut derak roda kehidupan sulit untuk diurai karena percabangannya begitu banyak dan posisi titik bifurkasinya begitu random. Kepingan formasi informasi yang menginspirasi yang kau peroleh hari ini akan bersifat unik dan tidak akan pernah kau dapatkan esok hari. Sekelumit kalimat yang kau dengar hari ini tentu akan berbeda sedikit atau banyak terhadap kalimat-kalimat di hari selanjutnya. Urutan kejadian yang terlihat sepanjang perjalanan pasti akan berubah pola keesokan harinya dan hari-hari kemudian, dan belum tentu pula kejadian-kejadian dan objek-objek bergerak hari ini yang kau lihat, dapat kau jumpai lagi keesokan harinya. Bahan cerita untuk novel atau cerpenmu tidak akan pernah habis. Hidup selalu menyuguhkan bahan cerita yang menarik dan inspiratif setiap harinya untuk kita olah menjadi sebuah roman yang sarat nilai kehidupan. Kejadian secara acak dan obrolan singkat yang terjadi setiap saat akan menelurkan rupa cerita yang memiliki kedekatan terhadap orang yang membaca ceritamu. Ceritamu akan lebih terasa hidup karena detil-detil yang kau jabarkan begitu kuat, kental, dan mendalam karena memang yang menjadi inspirasi latar dan penyuasanaan ceritamu adalah objek-objek yang  kau lihat dengan mata kepalamu sendiri.

6. One day two ayat Al-Qur'an
Tua di jalan, lumutan di ruang tunggu, hanyalah keluhan yang dilontarkan bagi mereka yang kurang bisa melihat sisi baik dari waktu kosong yang datang tidak pada tempatnya. Menjadi pengguna angkutan umum merupakan keuntungan tersendiri karena kita tak perlu fokus menyetir dan akhirnya bisa membuka mushaf untuk membaca satu sampai dua ayat dan menghayati maknanya. Menunggu bosmu di ruang tunggu bisa diisi dengan mengingat kembali apakah nilai-nilai kehidupan dari ayat yang kau baca pagi ini sudah kau terapkan di keseharian, jika tidak evaluasi bagaimana agar bisa menjalankannya. Kegabutan menunggu putaran magnetic stirer untuk menyempurnakan larutan bisa kau selingi dengan mengulangi dua ayat yang telah kau baca pagi ini dan merasakan keindahan sastranya.
Jadi, untuk apalagi merasa suram untuk pergi ke kantor esok hari?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Informasi FTI ITB

Tura *coret* Abadi

Beberapa orang berpendapat:
Seorang berperawakan gemuk :"Tura itu yang lari - lari terus ngetok mic."
Seorang bapak berkacamata     :"Tura itu pengatur upacara, jadi sebenarnya baik tidaknya upacara tergantung dirinya."
Seorang yang mengetik entri ini: "Tura itu yang selalu berdiri di pojok altar, dan punya hak otonomi."

Huehe, apapun dan bagaimana pun orang mengernyitkan dahi ketika melihat ane lari - lari mondar - mandir altar smansa, ane tidak peduli. Meski awalnya ane agak senewen sama profesi penggerak upacara bendera yang satu ini..

"Hah, Tura? yaah..." begitulah ekspresi sedikit kecewa, kala ane tahu bakal jadi tura di Opening Smansaday 2011.

Kalo pas SMP, ane taunya tura tuh yang lari - lari muterin lapangan untuk sekadar formalitas, terus memainkan tali tiang bendera, ngetok mic, terus gabung lagi ke tempat berjejernya para petugas upacara. Ternyata kalo di smansa ga usah pake lari - lari muterin lapangan, pas upacara bendera biasa mah …

Jangan Mau Kehilangan KTM ITB

Saya memposting hal ini bukan berarti saya telah kehilangan KTM (dan mudah-mudahan tidak akan pernah). Tak usah bertanya angin apa yang membuat saya kepikiran, yang jelas saya lagi kepingin saja memposting tentang ribetnya ngurus KTM yang hilang.

Saya mengcopas informasinya dari wordpress salah satu alumni ITB, yaitu Annisa Fitri, Teknik Telekomunikasi STEI ITB 2007.

Berikut pengalamannya ketika kehilangan KTM....

Setelah terjadi peristiwa penjambretan pada gw pada 21 Februari yang lalu di Fatmawati, Jakarta, gw terpaksa mengurus kehilangan ini itu. Mulai dari surat kepolisian, blokir kartu-kartu ATM, bikin KTP lagi, bikin kartu ATM baru, dan tentu ngurus KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) hilang.

Surat kepolisian alhamdulillah cukup mudah, karena TKP lumayan dekat dengan Polres Jakarta Selatan di Blok A, jadi malam itu juga langsung dibuat. Polisi yang bertugas pun alhamdulillah baik dan ga rese, tumben.

Blokir kartu ATM juga hal yang cukup mudah, kan sekarang call centre bank online 2…