Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Dua Catatan dari Khutbah Jum'at di Salman

Jum’atan di Masjid Salman selalu menawarkan substansi da’wah yang menarik untuk diikuti. Sudah dua kali saya mencoba mencatat isi khutbah dari masing-masing khatib karena dirasa gaya penjelasannya yang begitu bernuansa akademis dan juga banyak menggunakan penjabaran terminologis.

Pada hari Jum’at, 27 Oktober 2017, kutbah diisi oleh Bapak Dr. KH. Agus Syihabuddin, MA, dosen agama ITB. Adapun konten ceramah beliau adalah sebagai berikut.
Dalam surat An-Nahl : 120 terdapat empat penggambaran eksplisit mengenai sifat Nabi Ibrahim as, yang dijuluki sebagai Bapaknya Para Nabi.
Yang pertama, Nabi Ibrahim as bersifat ummat. Ummat secara lughowi merujuk pada masyarakat. Menurut Al- Imam Ibnu Mansyur, ahli leksikal, secara makna, kata ummat menuju pada makna pemimpin yang dijadikan sebagai tumpuan, tujuan, maupun teladan. Begitu pula kedekatannya pada kata ummi yang berarti ibu, yang dijadikan sebagai tumpuan dan teladan bagi anak-anaknya. Kita sebagai umat Islam harus menerapkan sifat ummat