Langsung ke konten utama

Remponglah dengan Tenang

Tenang

Mungkin kalo gua jadi CCK OSIS, sifat itulah yang terpampang di ID gua dan harus gua tanamin.
Berapa kali kerempongan membuat diri seolah tidak bermartabat.

Hal yang semestinya bisa dilakukan dengan mulus, menjadi sangat tidak beraturan.

Sifat rempong yang musti dimusnahkan

Lebih dulu memusnahkan image dan nilai positif yang sebelumnya orang percaya akan ada di diri kita.

                                           
Rempong

Sifat yang membuat 30 menit itu tidak cukup untuk memecahkan masalah
Sifat yang membuat 20 soal itu menjadi terlihat seperti 100 soal

Sifat yang mengubah diri kita dari bijaksana menjadi asal terlaksana



Rempong bukanlah sigap
Rempong mendekati sifat tergesa – gesa, yang merupakan sifat dari Setan

Kalau tidak bisa menghentikan rempong

Remponglah dengan tenang

Kalau tidak bisa tenang

Lebih baik diam dan tidak bertindak

Kerempongan dalam pekerjaan lebih berbahaya, daripada ketidaktahuan dalam pekerjaan tapi tenang dalam mengatasi ketidaktahuannya




# Kadang mudah untuk menenangkan orang yang kalut
Di saat posisi kita bukanlah posisinya #

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Informasi FTI ITB

Tura *coret* Abadi

Beberapa orang berpendapat:
Seorang berperawakan gemuk :"Tura itu yang lari - lari terus ngetok mic."
Seorang bapak berkacamata     :"Tura itu pengatur upacara, jadi sebenarnya baik tidaknya upacara tergantung dirinya."
Seorang yang mengetik entri ini: "Tura itu yang selalu berdiri di pojok altar, dan punya hak otonomi."

Huehe, apapun dan bagaimana pun orang mengernyitkan dahi ketika melihat ane lari - lari mondar - mandir altar smansa, ane tidak peduli. Meski awalnya ane agak senewen sama profesi penggerak upacara bendera yang satu ini..

"Hah, Tura? yaah..." begitulah ekspresi sedikit kecewa, kala ane tahu bakal jadi tura di Opening Smansaday 2011.

Kalo pas SMP, ane taunya tura tuh yang lari - lari muterin lapangan untuk sekadar formalitas, terus memainkan tali tiang bendera, ngetok mic, terus gabung lagi ke tempat berjejernya para petugas upacara. Ternyata kalo di smansa ga usah pake lari - lari muterin lapangan, pas upacara bendera biasa mah …

Give Up For "Gusi Bengkak"

Anda pernah mengalami ini?
,,,

,,,


Ya, hari ini gua mengalaminya, gusi bengkak mungkin tidak semengerikan tumor dan kanker (naudzubillahimindzalik) , tetapi rasanya sehari bagai neraka kalau keadaan itu terus berlangsung di saat perut kita sudah mulai kelaparan. Loh apa hubungannya?  Jelas saja ada kaitannya, mau gebetan lu ngebeliin kue paling enak sedunia kek kalo gusi di belakang geraham lu bengkak pasti rasanya sama saja, sama tersiksanya, cenah peribahasa mah air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam . Ngunyah dikit, mata kejep kejep karena jendolan janggal yang ikut tergigit menyebabkan rasa sakit yang sangat menganggu kenikmatan makan kita.
Ini bukan kali pertama gua mengalaminya, setahun yang lalu pernah juga dan penyebabnya itu ga jauh - jauh dari yang namanya panas dalam. Sepertinya gusi bengkak yang gua alami hari ini disebabkan abis sarapan gua ga  minum dulu, tetapi malah langsung pergi ke sekolah, udah mah lauknya ikan cabai, udah gitu kemarin abis makan yang pede…