Langsung ke konten utama

Catatan Pembuat Soal LCT SSP 2012


Pra LCT
Seksi apa yang demen bikin soal – soal? Suka ‘sok rahasia’ sampe2 koor acara dan beberapa DH aja ga boleh tau soal – soalnya. Ya itulah kami seksi materi SSP 2012. Dengan koornya yang bernama Nannur, kami semua bekerja sama untuk membuat soal paling sulit dan kalo bisa gada yang bisa jawab sekalian.

Sebentar, SSP? Organisasi apaan tuh?  SSP adalah singkatan dari Smansa Science Party, sebuah acara persembahan dari KIR yang merupakan ajang berlomba bagi SMA Se-Jabodetabek. Bagi kalian yang belum pernah ikut SSP, wajib nyicip acara ini deh, seru banget! Apalagi Treasure Huntnya! #promosi

Ya balik lagi ke seksi materi. LCT dan TH adalah sub acara paling penting yang keberlangsungannya sangat butuh perhatian seksi materi. Memang sih kalo TH, panitia lain boleh nimbrung bahkan dimohonkansekali bantuin bikin klue, tetapi untuk LCT? No Way, hanya kamilah yang boleh membuatnya. Hahaha #evillaugh

Materi LCT terdiri atas pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Pengetahuan Umum.  Ane kebagian bikin soal Biologi (Bahagianya J ). Nannur berpesan untuk membuat soal sebanyak 20 pilihan ganda dan 90 isian (fantastis bukan??). Padahal mah boro-boro tuh semua soal keluar, palingan cuma 20 soal yang kepake.

Ane kerahkan seluruh pertanyaan Biologi dari berbagai sumber, ada yang dari buku SPMB, buku paket, internet, bahkan ada yang sampe dicomot dari soal olim juga #grin. 

Kok parah? Ga kasihan, ntar pesertanya susah ngejawab? Biarin aja, toh ini kan bukan buat soal ulangan kenaikan kelas atau ulangan harian. Dalam lomba kalau ada istilah kasihan justru geregetnya malah ga kelihatan dan yang ada malah level lomba itu jadi di bawah standar.

LCT intern
LCT untuk warga smansa dimulai lebih dulu daripada ekstern. Di babak penyisihan terlihat sekali peserta nampak kesal dan meneteskan peluh di wajahnya #ceilah. 
Ane berpikir pasti mereka paling gampang ngerjain soal Biologi dan PU, dibandingkan mengerjakan soal Mate olahan nannur, Kimia produksi kapten, dan Fisika ciptaan Sigit.  Sampe gua nanya sama Ola (salah satu peserta):

 “La, gampang ya bio nya?”
“ Susah bangeeet.”
“Ah masak (ragu sejenak), tapi masih susahan fisika dkk kan?”
“Iya sih.”

Lalu berlanjut ke final, XI IPA 8, XI IPA 5 dan XI IPA 1 adalah regu yang berhasil lolos.
Untuk final ini jurinya adalah toyn (spesialis kimia), sigit (fisika), dan ane (bio).  Kami adalah juri yang tak sudi untuk dibayar murah. Lumayan kan mengurangi anggaran dibanding musti pake guru.
LCT berlangsung sengit, Tika (XI IPA 8) berhasil menjawab pertanyaan PU:

“Dua planet yang berputar melawan jarum jam ialah venus dan…”
 “Uranus!”
 “100 untuk regu B”

Lalu saat babak rebutan bertingkat Fikri (regu XI IPA 5 [kelas ane])berhasil menjawab pertanyaan bio:

“Oksigen yang dihirup manusia akan digunakan dalam metabolisme untuk menghasilkan energi sebesar 34 ATP yaitu pada proses ….”
“Rantai Transport Elektron!”
Yes, dia bisa jawab, ya iyalah dia kan olim bio haha.

Pertempuran berlangsung sengit, di babak ‘watch video and answer’,  Ihsan (XI IPA 1) berhasil menjawab semua pertanyaan dari Sigit  karena emang dia tuh paling antusias nonton video bhs inggris yang bahkan gua sbg anggota materi pun ga ngerti mereka di video itu ngomong apaan sampe liat tulisan ‘nuclear’ nya. Good job San, sampe duduk di lantai segala! 

Terus yang berkesan apa ya? 

O iya! Gada yang pernah bisa jawab bener pada saat babak tawar nilai. Pasti kalo udah nyampe babak itu peserta kompakan skornya minus semua. Huhehe. Entah soalnya yang gila dan terlalu susah. Atau emang sengaja soal itu ga akan pernah bisa dijawab bener karena waktunya kedikitan :P 

Ada lagi , entah kebetulan atau kebenaran, 

Fakta bahwa XI IPA 8 yang berposisi sbg regu B skornya bernilai minus, dan jumlah skor minusnya sama kayak X-6 yang berposisi sbg regu B juga!  Apakah B itu huruf sial? Entah…




LCT Ekstern
Dua tim dari SMA 1 L*uwiliang sama- sama lolos ke final! Mereka mungkin akan bersama-sama melawan SMA 8 J*karta yang telah menggondol tiket langsung ke final tanpa semifinal karena meraih nilai penyisihan tertinggi. 

Nah bedanya final ekstern sama intern tuh, jurinya ga boleh ane, toyn, sama sigit lagi. Harus guru atau alumni. Akhirnya karena guru gada yg bisa, forkom alims pun turun tangan. Thx aa teteh forkom!

Yang berkesan tuh pas Nannur, Brian, dan ane sadar ada yang janggal sama berjalannya teknis babak soal bertingkat. Gini…  kan mustinya kalo babak bertingkat apabila memencet bel, lalu jawabannya salah atau ga bs jawab kan cuma regu yg menjawab yang diminus. Namun, ternyata teknisnya jadi: Kalo ga menjawab (ga mencet bel) diminus, yang menjawab (mencet bel) tapi salah, jg diminus, JADI INTINYA supaya skor ga dikurangi,  HARUS MENJAWAB dan BENER! 

Weleh-weleh padahal maksud awal ga kayak gitu loh, serius #cumadismansa . Kami hanya bisa berharap mereka ga menganggap LCT smansa science party itu Aneh, tetapi Beda


_SEKIAN_







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Informasi FTI ITB

Tura *coret* Abadi

Beberapa orang berpendapat:
Seorang berperawakan gemuk :"Tura itu yang lari - lari terus ngetok mic."
Seorang bapak berkacamata     :"Tura itu pengatur upacara, jadi sebenarnya baik tidaknya upacara tergantung dirinya."
Seorang yang mengetik entri ini: "Tura itu yang selalu berdiri di pojok altar, dan punya hak otonomi."

Huehe, apapun dan bagaimana pun orang mengernyitkan dahi ketika melihat ane lari - lari mondar - mandir altar smansa, ane tidak peduli. Meski awalnya ane agak senewen sama profesi penggerak upacara bendera yang satu ini..

"Hah, Tura? yaah..." begitulah ekspresi sedikit kecewa, kala ane tahu bakal jadi tura di Opening Smansaday 2011.

Kalo pas SMP, ane taunya tura tuh yang lari - lari muterin lapangan untuk sekadar formalitas, terus memainkan tali tiang bendera, ngetok mic, terus gabung lagi ke tempat berjejernya para petugas upacara. Ternyata kalo di smansa ga usah pake lari - lari muterin lapangan, pas upacara bendera biasa mah …

Give Up For "Gusi Bengkak"

Anda pernah mengalami ini?
,,,

,,,


Ya, hari ini gua mengalaminya, gusi bengkak mungkin tidak semengerikan tumor dan kanker (naudzubillahimindzalik) , tetapi rasanya sehari bagai neraka kalau keadaan itu terus berlangsung di saat perut kita sudah mulai kelaparan. Loh apa hubungannya?  Jelas saja ada kaitannya, mau gebetan lu ngebeliin kue paling enak sedunia kek kalo gusi di belakang geraham lu bengkak pasti rasanya sama saja, sama tersiksanya, cenah peribahasa mah air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam . Ngunyah dikit, mata kejep kejep karena jendolan janggal yang ikut tergigit menyebabkan rasa sakit yang sangat menganggu kenikmatan makan kita.
Ini bukan kali pertama gua mengalaminya, setahun yang lalu pernah juga dan penyebabnya itu ga jauh - jauh dari yang namanya panas dalam. Sepertinya gusi bengkak yang gua alami hari ini disebabkan abis sarapan gua ga  minum dulu, tetapi malah langsung pergi ke sekolah, udah mah lauknya ikan cabai, udah gitu kemarin abis makan yang pede…