Postingan

Pembuktian dan Tindakan

Jadi orang yang memiliki value intinya cuma dua: bersabar dan pembuktian. Kalo dua hal itu ga bisa dilalui, perkataan akan sulit dipercaya orang lain. Beberapa contoh yang bisa diambil atas apa yang saya lalui: 1.        Main uno block , kalo kita selalu menjadi orang yang kalah dan meruntuhkan bangunannya, berarti kita belum bisa bilang kita orang yang sabar dan cerdas dalam melakukan decision making. 2.      Tentang transkrip, kalo kita belum bisa membuktikan IP kita baik, maka kita belum bisa meyakinkan orang bahwa kita tuh bisa memanajemen waktu dan bertanggung jawab. Bahkan kita   belum bisa bilang kalo kita mengenal diri kita sendiri karena nampaknya kita masih belum sadar kapabilitas diri kita itu seperti apa yang berdampak pada pertimbangan kita memilih tempat beraktualisasi diri. 3.      Kalo orang yang begitu vokal bicara soal nilai dan strategi kehidupan, tetapi ketika diminta membantu mem...

Ketika Instagram Menaikkan Value Makanan Warna-Warni

Gambar
Diambil dari sini Keberadaan instagram sedikit banyak mengubah persepsi orang terhadap apa yang disebut value. Value tak lagi berbicara soal uang dan material yang didapat, tetapi juga sebuah momen, sudut pandang, dan juga kreativitas. Orang tak lagi segan-segan merogoh kocek lebih dalam hanya untuk  menikmati alam (yang dulunya dianggap biasa dan tak lebih dari sekadar tempat tanpa fasilitas dan apa-apa lagi yang bisa dilihat selain hijau, hijau, dan hijau), mahakarya (yang dulunya masuk museum dianggap rugi karena cuma bisa dilihat-lihat tapi tidak bisa digunakan), dan bahkan pencahayaan, akustik, dan aroma pada sebuah restoran. Mereka tak lagi membeli sekadar makanan, minuman, wahana yang bisa digunakan, tetapi mereka juga membeli momen berikut penyuasanaannya yang bisa mereka abadikan dalam akun medsos instagram. Akhirnya bisnis tak lagi hanya ada pada lingkup menjual jasa atau produk yang kasatmata, tetapi bisnis juga menjual value dan juga penyuasanaan. Dua hal yang ...

Pelajaran Hidup dari Prosmat : Perubahan Hal Kecil yang Memiliki Dampak Besar

Gambar
“A very small man can cast a very large shadow.” -Lord Varys to Tyrion Lannister in GOT Season 2 Tak memungkiri kalau kutipan di atas tidak terlalu relevan, walau begitu  saya merasa ada nilai  yang bisa diambil bahwa segala hal yang tekesan dikecilkan, diremehkan, diabaikan (penerapan aproksimasi pada  ilmu fisika untuk bisa menjelaskan fenomena alam yang terjadi sering mengabaikan perbedaan nilai yang kecil) pada konteks tertentu boleh jadi memiliki efek perubahan yang nyata bagi kehidupan. Bukti nyatanya bisa dilihat dari ilmu pemrosesan material. Betapa disiplin ilmu ini saat ini mulai banyak mendapatkan perhatian di dunia penelitian. Rekayasa sederhana pada skala nano ternyata dapat menaikkan fungsi suatu bahan menjadi jauh di atas nilai asalnya. Ragam Rupa Nanomaterial dilihat menggunakan SEM diambil dari sini Contohnya, penambahan NP-ZnO 1% pada pelapis nanokomposit menyebabkan efek penghambatan terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aure...

9 Makna "Berguna"

Ungkapan itu begitu sering dikatakan sebagai wujud wejangan orang lain dalam mengomentari sesuatu yang kita kerjakan atau kita renungkan. Akan tetapi, hal bagaimana yang sebenarnya dikatakan berguna itu? Menurut KBBI, arti kata berguna adalah sebagai berikut. berfaedah; bermanfaat; mendatangkan kebaikan (keuntungan): contoh: makanan yg baik amat ~ bagi tubuh; Mengapa hal berguna menjadi sedemikian penting untuk dipikirkan? Karena frasa ‘hal berguna’ ini kerap menjadi penyebab seseorang marah, kecewa, sedih, merugi, ataupun prihatin kepada orang lain. Melihat medsos dikatakan tidak berguna apabila hanya membuat kita duduk manis di rumah dan tidak melakukan hal-hal fisik yang bermanfaat, sebagian orang berdalih melihat medsos membuat pikiran menjadi terbuka dan update dengan informasi di luar sana. Melakukan sesuatu yang baik juga kadang dibilang tidak bermanfaat apabila sifatnya tidak tepat guna, tepat sasaran, dan juga tidak tepat pada waktunya. "Jangan menjadi pah...

Berkaca Diri

Saya sedang mencoba mengenali diri sendiri, sudah umur 21 tahun seharusnya saya sudah tau saya orang yang seperti apa, dan cocok mengisi relung di bagian mana. Beginilah saya, Mahendra yang kata orang saya seringnya memiliki dunianya sendiri yang kerap kurang dipahami oleh mayoritas orang.  Saya memiliki ketertarikan pada banyak hal. Saya suka mencoba sesuatu yang baru. Ditandai dengan mudah bosannya saya berkutat lama-lama pada sesuatu yang sama. Semasa SMP pun saya menggeluti banyak hal dari LCT Agama, Lomba Biologi, dan juga Lomba Membuat Puisi dalam sekali jadi. Saya sadari ini membuat saya kurang bisa total dalam mempelajari sesuatu   terutama untuk meraih juara satu. Saya menjadi kurang mahir pada suatu hal karena mudah beralih dari hal yang satu ke hal lainnya. Kadang ini juga yang membuat saya kurang bisa berkomitmen pada segelintir hal yang bersifat kontrak jangka panjang. Saya menyukai menulis, dibuktikan dengan blog estafet kehidupan yang sering saya update...

Kenapa Harus Sedih Liburan Berakhir Kalau...

1. Di tempat kerjamu ada segudang karya fantastis yang menunggu untuk ditelurkan Programming ibarat kode misteri yang harus dipecahkan dalam sebuah cerita petualangan. Grafik atau infografis adalah bentuk sederhana dari cara kita menginterpretasikan kompleksitas hidup, ruang bosmu adalah wahana untuk mengolah rasa dan olah suara dengan mengekspresikan kemampuan beraktingmu sebagai manusia ideal. Laporan adalah caramu menghargai dan mengeksplorasi kekayaan pembendaharaan bahasa Indonesia dan juga  meningkatkan skillmu menggunakan word dan excel secara maksimal. Apabila rutinitas kerja telah dijadikan sebagai ritual untuk menghayati dan mengapresiasi hidup maka bukan tidak mungkin tempat kerjamu akan menjadi wahana bermain yang mengasyikan. 2. Obrolanmu tiap hari dengan rekan kerjamu adalah suatu hal filosofis dan inspiratif untuk dicatat. Manusia adalah makhluk yang kompleks dengan tingkat inteligensi tertinggi dalam taraf kehidupan organisme. Setiap hari orang memilik...

Bermalam Ala Gelandangan di Ibukota

Gambar
Diambil dari sini Atas dasar empat alasan, saya dan teman saya sebut saja namanya Gunawan memutuskan untuk tidak ke Bogor dan menginap di rumah saya. Jumat, 30 Desember 2016, sehabis berjalan-jalan ria di ibukota, kami berkelana di kota tua sampai Magrib. Teman kami, sebut saja Budi, sudah kembali ke Bekasi selepas isya. Tinggal kami berdua di stasiun kota dan berencana untuk menikmati hiburan ditemani temaram lampu kota dan menjajal kuliner sepanjang jalan kota tua. Menjelang malam tahun baru, keadaan di kota tua kian malam kian ramai. Banyak pedagang makanan dan minuman menggelar ponco ataupun tikar di pedestrian untuk menjajakan dagangannya. Sempat terbesit di pikiran Gunawan kalo mereka hanya ingin bisa menginap di ibukota dengan kedok berjualan di ibukota. Hmm, entahlah.   Sampai jam 8 malam keadaan masih adem ayem saja,kami terpesona dengan hiruk pikuk malam yang disemarakan oleh lampu-lampu kendaraan yang berseliweran, dan juga cahaya kelap-kelip yang bera...