Langsung ke konten utama

Nilai Sembilan Pertama di Tes LMS

Agaknya nampak berlebihan jika gua bilang hal itu adalah sebuah anugerah yang luar biasa.
Dapet nilai 9 di lms mate, yang mengerikan dan meneror dengan waktu dan tombol submitnya.

Karena sejujurnya, gua belum pernah dapetin nilai segitu, bahkan 8 pun hanya saat remed.

Walaupun ada yg juga bertutur,
 "Ah nilai 9 tuh standar, banyak kok yg dapet segitu."
 "Matriks ya, si anu aja bisa dapet 8, wajar lah."

Mereka boleh berpendapat begitu, tetapi 100% gua yakin mereka ga pernah tau gimana fobianya gua sama kecaman waktu serta hasil tak terduga di balik tombol submit itu. Gimana rasanya me-munafik-an diri seakan-akan emang gua tuh bisa setenang air, dan secuek-cueknya apatis. Gimana gua mencoba bertahan pada kemampuan diri sendiri, di saat oknum-oknum licik menempuh 'jalan pintas'. Mungkin pandir dan terkesan egois, jika gua mengutuk sistem lms yang buta akan makna sebuah usaha mencari jalan keluar, dan menyalahkannya atas nilai-nilai yang tak kunjung membaik. Toh masih ada  orang- orang yang menaklukkan lms dan mendapatkan hasil terbaik dengan akalnya sendiri. Yang jelas mereka pasti berjiwa  tenang dan pantang menyerah.

Nilai sembilan pertama di lms, mungkin bukanlah hal yang begitu penting bagi mereka yang biasa mendapatkannya.
Tapi untuk pertama kalinya, gua bisa tersenyum sehabis ulangan e-learning mate.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Informasi FTI ITB

Tura *coret* Abadi

Beberapa orang berpendapat:
Seorang berperawakan gemuk :"Tura itu yang lari - lari terus ngetok mic."
Seorang bapak berkacamata     :"Tura itu pengatur upacara, jadi sebenarnya baik tidaknya upacara tergantung dirinya."
Seorang yang mengetik entri ini: "Tura itu yang selalu berdiri di pojok altar, dan punya hak otonomi."

Huehe, apapun dan bagaimana pun orang mengernyitkan dahi ketika melihat ane lari - lari mondar - mandir altar smansa, ane tidak peduli. Meski awalnya ane agak senewen sama profesi penggerak upacara bendera yang satu ini..

"Hah, Tura? yaah..." begitulah ekspresi sedikit kecewa, kala ane tahu bakal jadi tura di Opening Smansaday 2011.

Kalo pas SMP, ane taunya tura tuh yang lari - lari muterin lapangan untuk sekadar formalitas, terus memainkan tali tiang bendera, ngetok mic, terus gabung lagi ke tempat berjejernya para petugas upacara. Ternyata kalo di smansa ga usah pake lari - lari muterin lapangan, pas upacara bendera biasa mah …

Give Up For "Gusi Bengkak"

Anda pernah mengalami ini?
,,,

,,,


Ya, hari ini gua mengalaminya, gusi bengkak mungkin tidak semengerikan tumor dan kanker (naudzubillahimindzalik) , tetapi rasanya sehari bagai neraka kalau keadaan itu terus berlangsung di saat perut kita sudah mulai kelaparan. Loh apa hubungannya?  Jelas saja ada kaitannya, mau gebetan lu ngebeliin kue paling enak sedunia kek kalo gusi di belakang geraham lu bengkak pasti rasanya sama saja, sama tersiksanya, cenah peribahasa mah air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam . Ngunyah dikit, mata kejep kejep karena jendolan janggal yang ikut tergigit menyebabkan rasa sakit yang sangat menganggu kenikmatan makan kita.
Ini bukan kali pertama gua mengalaminya, setahun yang lalu pernah juga dan penyebabnya itu ga jauh - jauh dari yang namanya panas dalam. Sepertinya gusi bengkak yang gua alami hari ini disebabkan abis sarapan gua ga  minum dulu, tetapi malah langsung pergi ke sekolah, udah mah lauknya ikan cabai, udah gitu kemarin abis makan yang pede…