Langsung ke konten utama

Pos

Racauan Pengingat Tingkat Akhir

Temen gue, sebut saja namanya Dinho, merasa hidupnya selalu masih kurang.

Tubuh kurang tinggi, ga punya banyak teman, kurang berprestasi, bukan siapa-siapa. Gue hanya berdeham menarik napas panjang.
Hai Dinho, lihat kondisi orang di hadapanmu ini. Dia lantas apa, kalau ternyata pencapaian dan aktualisasinya jauh lebih sedikit ketimbang keadaan orang yang selalu menyebut dirinya bukan siapa-siapa itu yang padahal CV-nya sudah banyak dari mulai ketua sampai kadiv, tingginya 169 cm, sudah masuk kategori standar tinggi orang-orang yang biasa bersileweran di mal kota besar, giginya bersih mengkilat karena tak pernah absen disikat, kenalan banyak dari lingkaran jurusan, lingkaran kepanitiaan terpusat, lingkaran unit dan juga kepanitiaan-kepanitiaan lainnya dan itu bukan sekadar kenal, tapi juga teman yang bisa diajak nongki-nongki sambil main uno, ataupun ular tangga, bisa wefiean buat menuhin stock instagram, bisa diajak camping, rafting bareng, ataupun ikut perlombaan, menang pula, sampai…
Pos terbaru

Pembuktian dan Tindakan

Jadi orang yang memiliki value intinya cuma dua: bersabar dan pembuktian. Kalo dua hal itu ga bisa dilalui, kata-kata yang keluar dari mulut tak akan dipercaya.

Beberapa contoh yang bisa diambil atas apa yang saya lalui:
1.Main uno block, kalo kita selalu menjadi orang yang kalah dan meruntuhkan bangunannya, berarti kita belum bisa bilang kita orang yang sabar dan cerdas dalam melakukan decision making. 2.Tentang transkrip, kalo kita belum bisa membuktikan IP kita baik, maka kita belum bisa meyakinkan orang bahwa kita tuh bisa memanajemen waktu dan bertanggung jawab. Bahkan kitabelum bisa bilang kalo kita mengenal diri kita sendiri karena nampaknya kita masih belum sadar kapabilitas diri kita itu seperti apa yang berdampak pada pertimbangan kita memilih tempat beraktualisasi diri. 3.Kalo orang yang begitu vokal bicara soal nilai dan strategi kehidupan, tetapi ketika diminta membantu membereskan rumah atau minimal menjaga rumah dalam kondisi tetap bersih saja tidak bisa, dia tidak bisa m…

Ketika Instagram Menaikkan Value Makanan Warna-Warni

Keberadaan instagram sedikit banyak mengubah persepsi orang terhadap apa yang disebut value. Value tak lagi berbicara soal uang dan material yang didapat, tetapi juga sebuah momen, sudut pandang, dan juga kreativitas. Orang tak lagi segan-segan merogoh kocek lebih dalam hanya untuk  menikmati alam (yang dulunya dianggap biasa dan tak lebih dari sekadar tempat tanpa fasilitas dan apa-apa lagi yang bisa dilihat selain hijau, hijau, dan hijau), mahakarya (yang dulunya masuk museum dianggap rugi karena cuma bisa dilihat-lihat tapi tidak bisa digunakan), dan bahkan pencahayaan, akustik, dan aroma pada sebuah restoran. Mereka tak lagi membeli sekadar makanan, minuman, wahana yang bisa digunakan, tetapi mereka juga membeli momen berikut penyuasanaannya yang bisa mereka abadikan dalam akun medsos instagram.

Akhirnya bisnis tak lagi hanya ada pada lingkup menjual jasa atau produk yang kasatmata, tetapi bisnis juga menjual value dan juga penyuasanaan. Dua hal yang dulu tidak terlalu menjadi c…

Pelajaran Hidup dari Prosmat : Perubahan Hal Kecil yang Memiliki Dampak Besar

“A very small man can cast a very large shadow.”
-Lord Varys to Tyrion Lannister in GOT Season 2 Tak memungkiri kalau kutipan di atas tidak terlalu relevan, walau begitu  saya merasa ada nilai  yang bisa diambil bahwa segala hal yang tekesan dikecilkan, diremehkan, diabaikan (penerapan aproksimasi pada  ilmu fisika untuk bisa menjelaskan fenomena alam yang terjadi sering mengabaikan perbedaan nilai yang kecil) pada konteks tertentu boleh jadi memiliki efek perubahan yang nyata bagi kehidupan.

Bukti nyatanya bisa dilihat dari ilmu pemrosesan material. Betapa disiplin ilmu ini saat ini mulai banyak mendapatkan perhatian di dunia penelitian. Rekayasa sederhana pada skala nano ternyata dapat menaikkan fungsi suatu bahan menjadi jauh di atas nilai asalnya.


Contohnya, penambahan NP-ZnO 1% pada pelapis nanokomposit menyebabkan efek penghambatan terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus, dua mikroorganisme  yang menyebabkan salak pondoh terolah minimal menjadi cepat rusak dan busuk.…

Kenapa Harus Sedih Liburan Berakhir Kalau...

1. Di tempat kerjamu ada segudang karya fantastis yang menunggu untuk ditelurkan
Programming ibarat kode misteri yang harus dipecahkan dalam sebuah cerita petualangan. Grafik atau infografis adalah bentuk sederhana dari cara kita menginterpretasikan kompleksitas hidup, ruang bosmu adalah wahana untuk mengolah rasa dan olah suara dengan mengekspresikan kemampuan beraktingmu sebagai manusia ideal. Laporan adalah caramu menghargai dan mengeksplorasi kekayaan pembendaharaan bahasa Indonesia dan juga  meningkatkan skillmu menggunakan word dan excel secara maksimal. Apabila rutinitas kerja telah dijadikan sebagai ritual untuk menghayati dan mengapresiasi hidup maka bukan tidak mungkin tempat kerjamu akan menjadi wahana bermain yang mengasyikan.

2. Obrolanmu tiap hari dengan rekan kerjamu adalah suatu hal filosofis dan inspiratif untuk dicatat.
Manusia adalah makhluk yang kompleks dengan tingkat inteligensi tertinggi dalam taraf kehidupan organisme. Setiap hari orang memiliki berbagai pemikiran…

Bermalam Ala Gelandangan di Ibukota