Selasa, 28 Februari 2017

Pelajaran Hidup dari Prosmat : Perubahan Hal Kecil yang Memiliki Dampak Besar

“A very small man can cast a very large shadow.”

-Lord Varys to Tyrion Lannister in GOT Season 2
Tak memungkiri kalau kutipan di atas tidak terlalu relevan, walau begitu  saya merasa ada nilai  yang bisa diambil bahwa segala hal yang tekesan dikecilkan, diremehkan, diabaikan (penerapan aproksimasi pada  ilmu fisika untuk bisa menjelaskan fenomena alam yang terjadi sering mengabaikan perbedaan nilai yang kecil) pada konteks tertentu boleh jadi memiliki efek perubahan yang nyata bagi kehidupan.

Bukti nyatanya bisa dilihat dari ilmu pemrosesan material. Betapa disiplin ilmu ini saat ini mulai banyak mendapatkan perhatian di dunia penelitian. Rekayasa sederhana pada skala nano ternyata dapat menaikkan fungsi suatu bahan menjadi jauh di atas nilai asalnya.

semnanomaterials
Ragam Rupa Nanomaterial dilihat menggunakan SEM diambil dari sini

Contohnya, penambahan NP-ZnO 1% pada pelapis nanokomposit menyebabkan efek penghambatan terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus, dua mikroorganisme  yang menyebabkan salak pondoh terolah minimal menjadi cepat rusak dan busuk. [Tugas Artikel Prosmat 4]

Penambahan mikrofiber menggunakan teknologi komposit dapat memberikan efek penguatan elemen pada material pembungkus makanan. [Tugas Artikel Prosmat 2]

Material pembungkus makanan antimikroba dapat diuji keandalannya dan ketahanannya  menggunakan teknologi Spektroskopi Transformasi Fourier Inframerah pada lapisan komposit  biopolimer penyusunnya. [Tugas Artikel Prosmat 3]

Di bidang aplikasi biomedik sudah ada penelitian mengenai nanopartikel yang dapat direkayasa menjadi agen pembawa obat. Sifatnya harus dibuat biokompatibel  dalam membidik bagian mikro tubuh bermasalah yang menjadi sasaran, dan memiliki perilaku superparamagnetik. Dalam penyembuhan penyakit kanker sendiri, diperlukan nanopartikel yang berperan sebagai vektor magnetik yang kuat untuk melakukan penetrasi ke dalam tumor. Fe3O4 memenuhi hal ini. [Tugas Artikel Prosmat 1]

Banyak pula contoh aplikasi bidang nanomaterial lainnya yang membuat saya kembali berpikir. Untuk melakukan suatu perubahan yang besar, untuk mulai menyelesaikan permasalahan yang besar, kadang kita harus memulai dari hal-hal kecil yang sederhana dan kadang luput dari perhatian.

Tak elok seorang warga berbicara dan meminta muluk-muluk soal perubahan dan perbaikan sistem (smart city) dalam suatu kota misalnya, jika dari individunya saja belum bisa mandiri dan cermat menggunakan gawai ataupun juga komitmen menaati peraturan (seperti menyeberang pada zebracross atau memarkir bukan pada trotoar) dan SOP yang berlaku. Tak bijak bagi mahasiswa menuntut dihapusnya jam malam apabila dalam waktu-waktu bebas sebelum itu saja mereka belum mampu memperlihatkan mulai dari hal sederhana bahwa kegiatan yang dilakukan memang bernilai produktif dan juga berkontribusi bagi kehidupan bermasyarakat dan juga berakademisi.

Racauan 1 setengah jam sebelum Kuliah Pemrosesan Material

Kamis, 05 Januari 2017

Berkaca Diri



Saya sedang mencoba mengenali diri sendiri, sudah umur 21 tahun seharusnya saya sudah tau saya orang yang seperti apa, dan cocok mengisi relung di bagian mana.
Beginilah saya, Mahendra yang kata orang saya seringnya memiliki dunianya sendiri yang kerap kurang dipahami oleh mayoritas orang.
Saya memiliki ketertarikan pada banyak hal. Saya suka mencoba sesuatu yang baru. Ditandai dengan mudah bosannya saya berkutat lama-lama pada sesuatu yang sama. Semasa SMP pun saya menggeluti banyak hal dari LCT Agama, Lomba Biologi, dan juga Lomba Membuat Puisi dalam sekali jadi. Saya sadari ini membuat saya kurang bisa total dalam mempelajari sesuatu  terutama untuk meraih juara satu. Saya menjadi kurang mahir pada suatu hal karena mudah beralih dari hal yang satu ke hal lainnya. Kadang ini juga yang membuat saya kurang bisa berkomitmen pada segelintir hal yang bersifat kontrak jangka panjang.
Saya menyukai menulis, dibuktikan dengan blog estafet kehidupan yang sering saya update. Hal yang menurut saya perlu dipoles dan diasah lebih jauh lagi adalah kemampuan nalar dan logika saya dalam menceritakan sesuatu, dan juga wawasan saya yang seharusnya membuat tulisan itu menjadi kaya dan juga netral.
Saya menyukai jalan-jalan, dalam kota maupun luar kota, terutama ke tempat-tempat baru. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme saya apabila ada orang yang mengajak  jalan-jalan, saya pasti akan langsung mengiyakan. Akan tetapi, saya juga memiliki kelemahan, mudah capek,mudah berkeringat, dan kurang bisa menggunakan WC umum sehingga saya cenderung lebih menyukai jalan-jalan ala traveler, bukan backpacker.
Saya  cenderung apresiatif terhadap karya orang lain, utamanya seni dan sastra. Dibuktikan dengan saya yang mudah berlama-lama memerhatikan suatu karya yang dipajang. Sebagai mahakarya dari seorang koki, penampilan penyajian makanan pun kerap saya abadikan dalam foto karena saya pikir saya membeli tidak hanya gizi dan rasa dari makanan itu, tetapi juga penampilan penyajiannya.
Saya pelupa dan kurang bisa spontan apabila ada perubahan mendadak. Hal ini menjadikan saya sebagai orang yang bisa siap kalau segalanya sudah direncanakan. Sifat pelupa saya juga mendorong saya untuk membuat check-list dan mengorganisasi segala sesuatunya dalam klasifikasi-klasifikasi tertentu. Akan tetapi, rasa malas kadang menjadi penghambat saya untuk menjadi orang sistematis dan terorganisasi. Mudah melupakan long term memory juga mendorong saya untuk membuat tulisan yang bersifat “Apa yang Saya Dapatkan Hari Ini?” setiap harinya. Akan tetapi, lagi-lagi rasa malas dan kurang bisa memanajemen waktu dan semangat menyebabkan motivasi itu menjadi kendur.
Kira-kira dengan pribadi saya yang seperti di atas, pekerjaan apa yang cocok dan menjadi passion hakiki untuk saya geluti? Saya masih merenungkan jawabannya.


Senin, 02 Januari 2017

Kenapa Harus Sedih Liburan Berakhir Kalau...

1. Di tempat kerjamu ada segudang karya fantastis yang menunggu untuk ditelurkan
Programming ibarat kode misteri yang harus dipecahkan dalam sebuah cerita petualangan. Grafik atau infografis adalah bentuk sederhana dari cara kita menginterpretasikan kompleksitas hidup, ruang bosmu adalah wahana untuk mengolah rasa dan olah suara dengan mengekspresikan kemampuan beraktingmu sebagai manusia ideal. Laporan adalah caramu menghargai dan mengeksplorasi kekayaan pembendaharaan bahasa Indonesia dan juga  meningkatkan skillmu menggunakan word dan excel secara maksimal. Apabila rutinitas kerja telah dijadikan sebagai ritual untuk menghayati dan mengapresiasi hidup maka bukan tidak mungkin tempat kerjamu akan menjadi wahana bermain yang mengasyikan.

2. Obrolanmu tiap hari dengan rekan kerjamu adalah suatu hal filosofis dan inspiratif untuk dicatat.
Manusia adalah makhluk yang kompleks dengan tingkat inteligensi tertinggi dalam taraf kehidupan organisme. Setiap hari orang memiliki berbagai pemikiran baru, istilah baru, cerita baru, dan juga informasi baru. Jika kau konsisten menulis ulang kembali apa yang kau dengar, perbincangkan, atau diskusikan dengan rekan-rekan kantor bukan tak mungkin kau mendapatkan segudang mentahan informasi-informasi berharga yang bisa kau ekstrak menjadi buku nonfiksi bermanfaat.

3. Ada sejuta objek artistik di sekitar tempat kerja yang bisa  menjadi spot ala-ala foto instagrammu yang tak akan bisa tereksplor walau dengan alokasi waktu 6 bulan
Bahagia itu sederhana, tak harus selalu mengeluarkan uang untuk mendapatkan kebahagiaan, tak selalu harus membayar tiket masuk untuk menikmati wahana atau spot yang menyenangkan. Bukalah mata lebih lebar, perhatikan  sekitar, ada selaksa objek di sekitarmu yang bisa jadi latar yang ciamik untuk di-upload ke instagrammu. Dari mulai gaya minimalis, doortrait, tembok hits, sampai abstraksi, kau bisa memanfaatkan potensi artistik objek-objek di sekitar tempatmu bekerja. Cukup dengan berinvestasi untuk membeli kamera manual DSLR yang bagus, maka kau akan merasa seluruh objek di sekitar tempat kerjamu akan menjadi mengasyikan untuk ditelusuri, ada human interest object yang harus dikejar momennya, ada jatuhnya dedaunan yang menarik untuk dijadikan background presentasi pagi ini.

4. Pekerjaanmu adalah hobi yang dibayar
Kenali passionmu, sadari pada kegiatan apa kau merasa tak seorangpun dapat mengganggumu, tak sederajatpun naiknya suhu lingkungan mengusik animomu bergerak dan berkarya atas sesuatu yang kau senangi. Kita bisa melihat bagaimana Ridwan Kamil memaksimalkan pekerjaannya sebagai sarana untuk mengembangkan diri dan terus berkarya. Beliau senang menggambar, mendesain, dan merancang. Imajinasinya membuahkan hasil berupa kemudahan dan kegembiraan bagi masyarakat kota. Sosial media yang biasanya hanya menghabiskan waktu oleh tangan dinginnya mendadak menjadi begitu bermanfaat dan tak henti-hentinya menularkan inspirasi dari sebuah foto sederhana, atapun tweet-tweet pendek yang terkandung misi besar di dalamnya.

5. Kau bisa  membuat satu buah novel chick-lit setiap bulan atau cerita pendek setiap minggu yang bahan-bahannya bisa diambil dari percakapan di kantor maupun berita di televisi pagi hari, ataupun randomitas yang kau lihat sepanjang perjalanan menuju kantor.
Benang kusut derak roda kehidupan sulit untuk diurai karena percabangannya begitu banyak dan posisi titik bifurkasinya begitu random. Kepingan formasi informasi yang menginspirasi yang kau peroleh hari ini akan bersifat unik dan tidak akan pernah kau dapatkan esok hari. Sekelumit kalimat yang kau dengar hari ini tentu akan berbeda sedikit atau banyak terhadap kalimat-kalimat di hari selanjutnya. Urutan kejadian yang terlihat sepanjang perjalanan pasti akan berubah pola keesokan harinya dan hari-hari kemudian, dan belum tentu pula kejadian-kejadian dan objek-objek bergerak hari ini yang kau lihat, dapat kau jumpai lagi keesokan harinya. Bahan cerita untuk novel atau cerpenmu tidak akan pernah habis. Hidup selalu menyuguhkan bahan cerita yang menarik dan inspiratif setiap harinya untuk kita olah menjadi sebuah roman yang sarat nilai kehidupan. Kejadian secara acak dan obrolan singkat yang terjadi setiap saat akan menelurkan rupa cerita yang memiliki kedekatan terhadap orang yang membaca ceritamu. Ceritamu akan lebih terasa hidup karena detil-detil yang kau jabarkan begitu kuat, kental, dan mendalam karena memang yang menjadi inspirasi latar dan penyuasanaan ceritamu adalah objek-objek yang  kau lihat dengan mata kepalamu sendiri.

6. One day two ayat Al-Qur'an
Tua di jalan, lumutan di ruang tunggu, hanyalah keluhan yang dilontarkan bagi mereka yang kurang bisa melihat sisi baik dari waktu kosong yang datang tidak pada tempatnya. Menjadi pengguna angkutan umum merupakan keuntungan tersendiri karena kita tak perlu fokus menyetir dan akhirnya bisa membuka mushaf untuk membaca satu sampai dua ayat dan menghayati maknanya. Menunggu bosmu di ruang tunggu bisa diisi dengan mengingat kembali apakah nilai-nilai kehidupan dari ayat yang kau baca pagi ini sudah kau terapkan di keseharian, jika tidak evaluasi bagaimana agar bisa menjalankannya. Kegabutan menunggu putaran magnetic stirer untuk menyempurnakan larutan bisa kau selingi dengan mengulangi dua ayat yang telah kau baca pagi ini dan merasakan keindahan sastranya.
Jadi, untuk apalagi merasa suram untuk pergi ke kantor esok hari?

[Hari Pertama 2017]

Tidak ada yang terlalu spesial selain menemukan fakta kalau mie kocok depan Mawar Bogor sudah habis menjelang pukul 21.00 WIB dan juga kalau mau transfer dari BRI ke bank lain tidak bisa lebih dari 5.000.000,00 rupiah.